Berita Semen Padang FC

Jadwal Liga Indonesia Kembali Ditunda, Ricky Akbar Ohorella: Para Pemain Sebenarnya Sudah Siap

Kompetisi sepak bola Indonesia yang semula direncanakan bakal bergulir pada 20 Agustus 2021, ternyata kembali diundur.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
Istimewa
Pelatih Kepala Semen Padang FC Eduardo Almeida (tengah) dan Ricky Akbar Ohorella (kanan), Sabtu (14/3/2020) di Pekanbaru, Riau. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kompetisi sepak bola Indonesia yang semula direncanakan bakal bergulir pada 20 Agustus 2021, ternyata kembali diundur.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali resmi mengumumkan bahwa BRI Liga 1 Kembali diundur.

Hal ini disampaikan melalui konferensi pers (press conference) Senin (9/8/2021) setelah ia melakukan rapat koordinasi dengan pihak Kepolisian, BNPB, PSSI dan PT LIB.

Semula Liga 1 rencananya akan digelar pada 20 Agustus dan sekarang Kompetisi yang sudah vakum lebih dari 1,5 tahun ini kembali diundur hingga tanggal 27 Agustus 2021.

Perubahan jadwal kick off Liga 1 pada 27 Agustus mendatang dan Liga 2 juga akan dimulai 2 pekan setelahnya.

Ini merupakan kali ke 3 kompetisi di Indinesia diundur sejak bulan Juni lalu.

Menanggapi hal tersebut pemain Semen Padang FC Ricky Akbar Ohorella tidak terkejut dengan keputusan tersebut.

"Para pemain secara keseluruhan, sebenarnya sudah siap untuk kembali bermain," jelas Ricky Akbar Ohorella saat dihubungi Selasa (10/8/2021).

Pemain asal kampung sepak bola Tulehu itu terlihat tidak ambil pusing dengan kabar pengunduran Liga.

Namun sebagai seorang pemain ia mengaku selalu siap jika kompetisi kembali digelar.

Baca juga: Kompetisi BRI Liga 1 Kembali Diundur, Manajer Semen Padang FC: Kena Prank Lagi

Pengeluaran Klub Meningkat

Dilansir TribunPadang.com, secara resmi diundurnya gelaran Liga 1 hingga 27 Agustus 2021 membuat pengeluaran klub meningkat.

Diketahui Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali resmi mengumumkan bahwa jadwal Kick Off Liga 1 kembali diundur.

Sebelumnya angin segar sempat menerpa dunia sepak bola Indonesia dengan kabar kompetisi akan digelar pada 20 Agustus mendatang.

Baca juga: Kompetisi BRI Liga 1 Kembali Diundur, Manajer Semen Padang FC: Kena Prank Lagi

Selain itu pihak penyelenggara juga sudah memproklamirkan sponsor utama kompetisi yang membuat seluruh elemen yakin bahwa Liga akan berlangsung.

Kendati demikian, ternyata Liga kembali diundur menimbang alasan kondisi terkini di Indonesia akibat pandemi Covid-19.

Bersama kabar ini, peserta Liga 2 Semen Padang FC melalui manajernya Effendi Syahputra mengatakan ada pengaruh besar bagi klub.

Pengunduran ini berpengaruh besar pada biaya yang harus dikeluarkan klub.

Baca juga: Lowongan Kerja Padang: Talamak Bakery Cake and Drink Mencari Tenaga untuk Tim Produksi

"Dengan kembali diundurnya Liga tentu cost klub makin meningkat," ujarnya saat dihubungi Selasa (10/8/2021).

Ia menjelaskan, bahwa SPFC adalah satu di antara tim yang tidak memulangkan pemainnya.

"Sejak awal pembentukan tim SPFC jadi tim yang sampai sekarang belum memulangkan para pemainnya," terang Effendi.

Diketahui sejak 2 Juni hingga sekarang para pemain SPFC terus melakukan latihan di lapangan Mess Indarung dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Baca juga: Semen Padang FC Beli Tanah 7 Hektare, Manajer: Kita akan Bangun Training Center

Sehingga manajemen tim tentu terus mengeluarkan biaya untuk kebutuhan latihan tersebut.

Meski terus berlatih sampai saat ini Manajemen SPFC masih bisa mengoptimalkan pengeluaran klub.

Menurut Effendi hal demikian bisa terjadi karena manajemen bisa mengefisienkan segala hal yang membuat cost membengkak.

Setidaknya sejak Juni lalu terhitung sudah 3 bulan SPFC menggenjot para pemainnya untuk berlatih. (TribunPadang.com, Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved