Pengunjung Terseret Ombak
Remaja Terseret Arus Ombak Pasir Jambak Ditemukan Senin Dini Hari oleh Keluarga Korban dan Warga
Remaja yang terseret ombak di kawasan Pasir Jambak berhasil ditemukan, Senin (9/8/2021), dini hari.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Remaja yang terseret ombak di kawasan Pasir Jambak berhasil ditemukan, Senin (9/8/2021), dini hari.
Sebelumnya, pada sore hari petugas tim pencarian yang terdiri dari tim SAR menghentikan pencarian sementara waktu.
Namun, pihak keluarga tetap melanjutkan pencarian bersama masyarakat sekitar di sekitar lokasi kejadian.
Baca juga: Kronologi Remaja Terseret Ombak di Kawasan Objek Wisata di Pasir Jambak Padang
Baca juga: Petugas SAR Sisir Pantai Pasir Jambak, Lakukan Pencarian Pengunjung yang Terseret Ombak
"Korban sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Yose, salah satu warga.
Kata dia, yang menemukan korban adalah pihak keluarga dan masyarakat sekitar yang tetap melakukan pencarian terhadap korban.
"Korban ini ditemukan sekitar pukul 00.10 WIB di sekitar lokasi kejadian juga," ujar Yose.
Ia menyebutkan, untuk saat ini korban telah dievakuasi untuk dibawa ke rumah duka.
Diberitakan seorang pengunjung dilaporkan terseret ombak di kawasan Pantai Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (8/8/2021).
Hal ini dikatakan oleh seorang warga bernama Yose.
"Ada insiden pengunjung diseret ombak di dekat hutan cemara Pantai Cinta, Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah," kata Yose.
Ia menyebutkan, sampai saat ini masih belum ditemukan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi, saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan adanya masuk laporan.
"Iya sebentar ini masuk laporan adanya orang terseret ombak," kata Asnedi.
Ia menyebutkan, saat ini pihaknya segera turun ke lokasi kejadian melakukan operasi pertolongan dan pencarian.
Petugas SAR melakukan pencarian terhadap pengunjung terseret ombak di Pantai Cinta, Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Pantauan TribunPadang.com, terlihat petugas tim SAR menurunkan satu unit perahu untuk menyisiri kawasan pantai.
Selain itu, terlihat juga warga ramai berada di lokasi kejadian melihat proses pencarian.
Kronologi
Kronologi seorang remaja terseret arus ombak di Pantai Cinta kawawan Pasir Jambak, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Asnedi, mengatakan korban bernama Agung (14).
Kata dia, korban merupakan warga Aia Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Baca juga: Petugas SAR Sisir Pantai Pasir Jambak, Lakukan Pencarian Pengunjung yang Terseret Ombak
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Pengunjung Terseret Ombak di Pantai Cinta Pasir Jambak Padang
"Pencarian pada hari ini dihentikan sementara, karena waktu sudah malam," kata Asnedi, Minggu (8/8/2021).
Kata dia, kejadian ini terjadi saat korban mandi-mandi bersama 3 orang temannya.
Dikarenakan arus ombak kuat, satu orang terseret ombak dan hilang terbawa arus.
Sedangkan, 2 orang remaja lainnya berhasil selamat.
Senada, Komandan Tim (Dantim) di lapangan, Tri Desyu Herman, mengatakan informasi awalnya dilaporkan oleh potensi SAR yang ada di kawasan Pasir Jambak sekitar pukul 17.00 WIB.
"Selanjutnya kita persiapan, dan kita sampai pukul 17.20 WIB. Tindakan yang telah kita lakukan adalah melakulan penyirisan pinggiran pantai dengan melibatkan masyarkaat setempat dalam pencarian hari pertama ini," kata Tri Desyu Herman.
Ia menjelaskan, korban bernama Agung (14) berenang bersama temannya bernama Egi (14) dan Fauzan (14).
"Mereka mandi-mandi dengan 3 temannya. Berawal Agung (14) berenang duluan mandi-mandi, dan Fauzan (14) masih persiapan untuk mandi," kata dia.
Dikarenakan, ombak yang cukup besar membuat korban terseret dan langsung dikejar oleh kedua temannya untuk melakulan pertolongan.
Ia menyebutkan, teman korban sempat meraih tangan korban.
Namun, karena ombak yang cukup kuat membuat temannya terminum air laut sehingga kembali menepi.
"Pencarian hari pertama sudah kita lakukan sejauh 1 kilo. Namun, hasilnya masih nihil. Akan kita lanjutkan besok pagi," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/petugas-melakukan-pencarian-orang-terseret-ombak.jpg)