Breaking News:

Sumbar Jadi Daerah Paling Tidak Patuh Prokes, Ketua DPRD Singgung Soal Revisi Perda AKB

"Itu akan kita coba lakukan kajian dalam. Makanya revisi Perda AKB perlu dipercepat dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RizkaDesriYusfita
Ketua DPRD Sumbar Supardi saat ditemui wartawan, Kamis (5/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyebut Provinsi Sumbar paling 'bandel' soal kepatuhan terhadap protokol kesehatan.

Kepatuhan warga itu dilihat dalam menggunakan masker dan menjaga jarak di lingkup desa dan kelurahan.

"Itu akan kita coba lakukan kajian dalam. Makanya revisi Perda AKB perlu dipercepat dalam rangka penegakkan disiplin protokol kesehatan," kata Supardi saat ditemui, Kamis (5/8/2021).

Supardi melanjutkan, Gubernur Mahyeldi sudah menyampaikan Perda AKB saat ini dalam evaluasi Kanwil Kemenkumham. 

Baca juga: Sumbar jadi Provinsi Paling Tidak Patuh Prokes, Reaksi Gubernur Mahyeldi: Tidak Apa-apa

Baca juga: 942 Warga Sumbar Terkonfirmasi Positif Covid-19 Rabu 4 Agustus 2021, 16 Orang Meninggal Dunia

"Selesai itu baru disampaikan oleh Gubernur ke DPRD untuk dibahas secara bersama-sama," jelas Supardi.

Supardi menegaskan, penanganan Covid-19 harus secara simultan dan berkelanjutan.

Selain itu juga tidak bisa dilepaskan dari pemulihan atau recovery ekonomi. 

"Jadi harus sejalan dan harus bersinergi. Tidak hanya bisa konsentrasi pada Covid-19, tapi juga pemulihan ekonomi," tutur Supardi. 

Sebelumnya diberitakan, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menilai masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) paling tidak patuh menjalankan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved