Melaju ke Babak Semifinal Mampukah Ahsan/ Hendra Menjaga Asa Mendali Emas Ganda Putra Indonesia

Ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan  berhasil melaju ke babak semifinal setelah tampil luar biasa di babak perempat final.

Tayang:
Editor: Panji Rahmat
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ilustrasi: Ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan saat melawan rekan senegara Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal Indonesia Masters 2020, di Istora Senayan, Sabtu (18/1/2020) tahun lalu. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ganda putra andalan Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan  berhasil melaju ke babak semifinal setelah tampil luar biasa di babak perempat final.

Pasangan yang dijuluki The Daddies itu mengandaskan perlawanan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dengan rubber game, Kamis (29/7/2021).

Ahsan/Hendra menang dengan skor 21-14, 16-21 dan 21-9.

'Babah' Ahsan dan 'Koh' Hendra benar-benar tampil on fire, terutama pada set ketiga.

Kemenangan tersebut secara tidak langsung membuat Ahsan/Hendra lolos ke semifinal sekaligus menjaga asa menyumbangkan medali emas bagi kontingen Indonesia lewat sektor ganda putra.

Baca juga: Hasil Bulutangkis Olimpiade : Ganda Putra Indoensia Hendra/Ahsan Tampil Luar Biasa di Perempat Final

Tak hanya itu saja, keberhasilan The Daddies juga memiliki makna tersendiri bagi Hendra Setiawan.

Pebulutangkis berusia 36 tahun ini berpeluang mengukir rekor penuh sejarah seandainya mampu menjadi yang terbaik di Olimpiade Tokyo 2021.

Terakhir di sektor ganda putra Indonesia berhasil mendapatkan mendali emas melalu pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan pada tahun 2008.

Sejak emas tahun 2008 di Beijing Indonesia harus puasa emas dari cabang bulutangkis ganda putra.

Baca juga: Segel Tiket Semifinal Ganda Putra, Pasangan Hendra/Ahsan Harus Bermain Rubber Game melawan Jepang

Kali ini asa tersebut kembali terbuka melalui pasangan Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan.

Mampukah Hendra kembali mengulang sukses 13 tahun silam di Beijing.

Di babak semifinal nanti The Daddies akan menunggu lawan antara . Lee Yang/Wang Chi Lin (TPE) vs Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe (JPN).

Saat ini di cabang bulutangkis ganda putra Indonesia hanya menyisakan satu pasangan setelah Marcus/Kevin harus tersingkir dari pasangan Malaysia.

Jalannya Laga

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan langsung tancap gas saat bersua Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

The Daddies tak mau ambil resiko dengan menerapkan strategi no-lob.

Adu drive cepat dan penempatan bola kembali menjadi senjata mematikan ganda Indonesia ini.

Mereka bahkan berhasil meninggalkan Kamura/SOnoda di angka 9-5.

Sebelum menutup interval set pertama dengan skor 11-5.

Ahsan dan Hendra tetap tampil tenang meski mereka sudah memimpin.

Rotasi posisi antarkeduanya juga terlihat sangat mulus dan kompak.

Hendra tetap menjalankan tugasnya sebagai pencegat di depan net.

Sementara 'Babah' Ahsan selalu berpatroli mengembalikan bola yang diarahkan ke belakang.

Kesabaran keduanya berbuah hasil dengan keunggulan 16-10.

Pada akhirnya, The Daddies menutup perlawanan Kamura/Sonoda dengan skor 21-14 dalam 15 menit.

Pada set kedua, pertandingan berjalan lebih seru.

Pasangan Jepang mulai bisa meladeni permainan dari The Daddies.

Skor 5-5 sempat tercipta di pertengahan set kedua ini.

Pasangan Jepang gantian tancap gas setelah itu.

Mereka lebih berani menekan dan membuat Daddies kerepotan.

Mereka unggul di angka 13-11 setelah jeda interval.

Kamura/Sonoda pada akhirnya mampu mengakhiri set kedua dengan kemenangan 21-16.

Alhasil, laga harus dilanjutkan hingga rubber game.

Pada set ketiga, The Daddies langsung meninggalkan sang lawan dengan skor 8-0.

Kombinasi kesalahan sendiri dan penempatan bola ciamik dari Ahsan/Hendra membuat skor terpaut sangat jauh.

Jeda interval set ketiga hanya ditempuh dalam lima menit.

Skor nya pun terpaut jauh, 11-1.

The Daddies menutup set ketiga dengan skor 21-9.(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved