Jawaban Tema 2 Kelas 6 Halaman 53, 54, 55, 58, 60 dan 61 Buku Tematik Pembelajaran 2 Subtema 2

Berikut telah tersedia kunci jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 6 halaman 53, 54, 55, 58, 60 dan 61, Pembelajaran 2 Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tuj

Editor: Mona Triana
kemdikbud.go.id
Belajar Di Rumah 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut telah tersedia kunci jawaban Buku Tematik Tema 2 Kelas 6 halaman 53, 54, 55, 58, 60 dan 61, Pembelajaran 2 Subtema 2 Bekerja Sama Mencapai Tujuan.

Kunci jawaban ini hanya sebagai panduan bagi orang tua dalam mengawasi anak belajar di rumah.

Bagi para siswa diharapkan dapat mencari jawaban sendiri.

Baca juga: Tuliskan Tahapan dalam Daur Hidup Tanaman Semangka Menggunakan Bahasamu Sendiri!

Baca juga: Apa Saja Perbedaan yang Kamu Temukan Dalam Cerita di Atas? Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 6 Halaman 53

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Halaman 14 17, Organ Gerak pada Hewan Mamalia

Kemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia tidak lepas dari makna yang terkandung dalam sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia. Mengapa persatuan dan kesatuan penting? Apa yang akan terjadi jika Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak bersatu?

Ayo Membaca

Meskipun Indonesia terdiri atas ribuan pulau yang membentang dari Sabang sampai Merauke dengan penduduk yang berasal dari latar belakang dan kebudayaan yang berbeda-beda, namun dengan semangat persatuan dan kerja sama, bangsa Indonesia mampu mengusir penjajah dari bumi Indonesia.

‘Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh’ adalah semboyan yang sering didengungkan untuk meningkatkan semangat persatuan pada masa penjajahan.

Kami Berbeda, namun Kami Bekerja Sama

Matahari belum tinggi ketika Edo, Dayu, dan teman-temannya bermain di halaman sekolah. Ada yang bermain lompat karet, ada yang bermain Petak Jongkok, ada yang bermain Congklak di selasar kelas, dan sebagian lagi ikut dalam permainan Rangku Alu.

Edo, Dayu, Siti, Udin, Beni, dan Lani memilih ikut permainan Rangku Alu bersama beberapa teman lain. Mereka memang lebih suka dengan permainan olah tubuh di luar ruangan.

Baru beberapa hari yang lalu, teman baru mereka, Yanes yang memperkenalkan permainan ini. Yanes berasal dari Alor, Nusa Tenggara Timur. Permainan yang menggunakan tongkat bambu ini adalah permainan anak yang digemari di sana. Edo, Dayu, dan teman-teman di SD Nusantara senang sekali mengenal permainan baru ini.

“Seru dan menantang!” kata mereka.

Anak-anak di SD Nusantara justru gembira menyambutnya. Perbedaan warna kulit, adat, kebiasaan, bahasa, atau agama tidak mereka anggap sebagai masalah. Semua akrab bermain bersama. Pernah sekali waktu, ketika Edo bercanda akrab dengan Siti dan Dayu, Hendra berkomentar, “Ih, Dayu, mau-maunya kamu bermain dengan Edo yang berkulit hitam. Nanti kulitmu yang putih tertular hitam, lho!” ejeknya.

“Ah, aku tak pernah pusing dengan warna kulit, tak pernah pusing dengan asal daerah. Aku dan Siti pun berbeda. Aku anak Bali, Siti anak Sumatra, tetapi kami saling memahami. Pertemanan hanya butuh waktu untuk saling menyesuaikan. Aku pun butuh waktu untuk menyesuaikan diri denganmu, Hendra.” Balas Dayu tenang. Hendra pun terdiam. Sesungguhnya, ia juga tidak pernah mengalami masalah dengan temannya yang berbeda asal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved