Breaking News:

Berita Manchester United

Solskjaer Jemawa Kenalkan Jadon Sancho: Dia Tipe Pemain Impian untuk Manchester United

MANCHESTER United bergerak cepat menyasar pemain bidikannya, Jadon Sancho, yang selalu memberitahu arah ke mana dirinya akan bergerak.

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud

MANCHESTER United bergerak cepat menyasar pemain bidikannya, Jadon Sancho, yang selalu memberitahu arah ke mana dirinya akan bergerak.

Jika bahu kanannya bergerak, ia akan melakukan cutting inside, dan apabila sebaliknya, ia akan melakukan drive dan mengajak lawan beradu lari.

Semua pemain belakang Bundesliga tahu mengenai hal ini, namun apakah itu menghentikan eksplosifitas Jadon Sancho? Jawabannya, tidak.

Di Jerman, ada istilah bernama Arjen Robben Paradoks, di mana pemain belakang tahu arah pemain bergerak namun tidak bisa berbuat apapun.

Baca juga: Sejak Dilatih Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United Akhirnya Lolos Final Kompetisi, Pertama Kali

Gelandang Dortmund asal Inggris Jadon Sancho melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola divisi satu Bundesliga Jerman antara Borussia Dortmund dan TSG 1899 Hoffenheim di Dortmund, Jerman barat. Manchester United pada prinsipnya telah menyetujui kesepakatan untuk menandatangani pemain sayap Inggris Jadon Sancho dari Borussia Dortmund menurut laporan media pada 30 Juni 2021
Gelandang Dortmund asal Inggris Jadon Sancho melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan sepak bola divisi satu Bundesliga Jerman antara Borussia Dortmund dan TSG 1899 Hoffenheim di Dortmund, Jerman barat. Manchester United pada prinsipnya telah menyetujui kesepakatan untuk menandatangani pemain sayap Inggris Jadon Sancho dari Borussia Dortmund menurut laporan media pada 30 Juni 2021 (LEON KUEGELER / POOL / AFP)

Baca juga: Duo Klub Manchester Sumbangkan 8 Pemain untuk Timnas Inggris di Euro 2020

Itu yang terjadi dengan Arjen Robben di Bayern Munchen, semua pemain belakang tahu bahwa ia akan melakukan cutting inside dan melepaskan tembakan.

Tetapi, tetap saja cara itu berhasil bagi Robben untuk mencetak gol dari sayap kanan ataupun kiri.

Sancho, sama dengan Robben, di Final DFB Pokal menghadapi RB Leipzig, semua orang akan tahun ketika ia bergerak dari kiri, bahunya terangkat mengindikasikan ia akan melakukan akselerasi ke dalam.

Semua orang termasuk Nordi Mukiele yang mengawalnya, namun tetap tidak bisa menghentikan pergerakan pemain Inggris ini dan menaklukkan Peter Gulasci.

Dan Sancho adalah yang dibutuhkan Manchester United, keberanian menusuk dan mencetak gol, adalah kewajiban winger United era Solskjaer.

Belum lagi kemampuan mengumpan Jadon Sancho yang sangat memanjakan penyerang, Erling Haaland sudah menikmati betapa matangnya umpan Sancho di depan gawang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved