Breaking News:

Nomor Call Center BKSDA Sumbar, Warga Diharapkan Melapor jika Bertemu Satwa Dilindungi

Jika menemukan satwa langka dan dilindungi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), masyarakat dapat melapor ke nomor di bawah ini.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Dok. BKSDA Sumbar
Seekor macan dahan yang ditangkap warga di Bayang Sani, Nagari Koto Baru Koto Barapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Minggu (18/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jika menemukan satwa langka dan dilindungi di wilayah Sumatera Barat (Sumbar), masyarakat dapat melapor ke nomor di bawah ini.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar berharap masyarakat dapat memberitahukan jika bertemu dengan satwa dilindungi.

"Diharapkan mesyarakat dapat melapor ke petugas BKSDA setempat atau bisa menghubungi Call Center BKSDA Sumbar di nomor 081266131222," kata Kepala Balai KSDA Sumbar, Ardi Andono, Senin (19/7/2021).

Baca juga: Laporkan ke BKSDA Sumbar, Jika Temukan Satwa Dilindungi - Ardi: Diimbau Jangan Sampai Membunuh

Ia mengatakan, sebelumnya ada satwa macan dahan tertangkap di Bayang Sani, Nagari Koto Baru Koto Barapak, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan.

Ia mengatakan, awalnya mendapat informasi dari masyarakat dan langsung menuju ke lokasi kejadian pada Minggu (18/7/2021).

"Setelah mendapat laporan, Resort KSDA Pesisir Selatan mendatangi lokasi dan ditemukan satwa macan dahan dalam kondisi terluka," kata Ardi Andono.

Ia mengatakan, satwa tersebut mengalami luka pada bagian kepala dan beruk dalam keadan mati.

Baca juga: Harimau Sumatera Berkeliaran di Perkebunan Sawit, Petugas BKSDA Pasang Jebakan Dengan Umpan Kambing

"Kejadian ini bermula dari satwa macan dahan yang hendak memangsa beruk milik masayarakat," katanya.

Masyarakat yang melihat peliharaannya dimangsa macan dahan tersebut, mengejar dan menangkap satwa tersebut.

"Akibatnya, satwa macan dahan terluka pada bagian kepala. Selanjutnya dievakuasi ke Lembaga Konservasi Kalaweit untuk dilakukan observasi dan perawatan," katanya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah melaporkan kejadian ini.

Ia menghimbau, jika masyarakat melihat kejadian serupa dapat menghubungi petugas BKSDA.

"Upaya lain yang dimungkinkan adalah menggiring macan dahan tersebut ke hutan dengan bunyi bunyian," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved