Breaking News:

Lawan Covid19

Stok Vaksin di Sumbar Dikabarkan Habis, Pemprov Ajukan Penambahan 50 Ribu Vial ke Kemenkes RI

Hingga saat ini ketersediaan vaksin Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dikabarkan sudah habis. 

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/rizkadesriyusfita
Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi saat ditemui, Senin (12/7/2021). 

Termasuk juga seluruh pihak dan stakeholder yang telah ikut mensosialisasikan dan ikut terlibat program vaksinasi. 

Sementara itu, Kabiro Adpim Setdaprov Sumbar Hefdi mengungkapkan, vaksin Covid-19 yang masuk ke Dinkes Provinsi Sumbar selama ini berupa Vaksin Covid-19 Sinovac.

Rinciannya, 5 Januari 2021 lalu sebanyak 36.920 dosis. 

Berikutnya 26 Januari 2021 (29.880 dosis), 22 Febuari 2021 (99.700 dosis), 16 Maret 2021 (153.510 dosis), 8 April 2021 (20.000 dosis), dan 23 Mei 2021 (12.300 dosis).

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Padang Panjang Tertinggi di Sumbar, Terus Dikebut hingga Akhir Tahun

Kemudian, 11 Juni 2021 (800 dosis), 17 Juni 2021 (5.300 dosis), 24 Juni 2021 (98.000 dosis), 1 Juli 2021 (7.800 dosis), 3 Juli 2021 (600 dosis), 7 Juli 2021 (52.200 dosis), dan 10 Juli 2021 (8.500 dosis).

Selanjutnya, 14 Juli 2021 (64.800 dosis), 15 Juli 2021 (8.300 dosis), 16 Juli 2021 (7.000 dosis).

Sementara, Vaksin Covid-19 Astrazeneca yang masuk, yakni 26 Maret 2021 sebanyak 500 dosis, 5 Mei 2021 (5.600 dosis), 4 Juni 2021 (500 dosis), 20 Juni 2021 (15.200 dosis).

Kemudian, vaksin masuk melalui perusahaan (sinovac), PT. IGM sebanyak 122.900 dosis, PT.Enseval (153.400 dosis). 

Dengan demikian total vaksin yang sudah masuk ke Dinkes Provinsi Sumbar sudah mencapi 903.710 dosis. 

“Semuanya sudah terpakai, sehingga sekarang tidak ada lagi stok vaksin di Dinas Kesehatan Sumbar,” ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved