Breaking News:

Lawan Covid19

Sempat Dikabarkan Habis, Sumatera Barat Dapat Kiriman 30,9 Ribu Dosis Vaksin dari Kemenkes RI

Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dapat kiriman 30,9 ribu dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) RI.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/WahyuBahar
Ilustrasi: Vaksinasi untuk pelajar di SMA N 1 Batang Anai, Padang Pariaman. Rabu (14/7/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dapat kiriman 30,9 ribu dosis vaksin dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) RI.

Hal itu berdasarkan surat Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit yang dikirimkan, Sabtu (17/7/2021).

"Ini tentunya percepatan pelaksanakan vaksin dapat terus dilanjutkan karena kembali ada stok dosis vaksin ini," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi, Minggu (18/7/2021).

Gubernur Sumbar juga mengatakan sesuai arahan presiden RI pada rapat Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) beberapa waktu lalu, bahwa diperlukan percepatan laju vaksinasi sehingga cakupan vaksinasi covid-19 tinggi dan merata dalam rangka mencapai herd immunity.

Baca juga: Stok Vaksin di Sumbar Dikabarkan Habis, Pemprov Ajukan Penambahan 50 Ribu Vial ke Kemenkes RI

"Pesentase alokasi distribusi vaksin antaranya 40 persen untuk Dinas Kesehatan termasuk sentra vaksinasi di provinsi, 30 persen masing-masing TNI dan Polri," ujar Mahyeldi.

Mahyeldi juga menyampaikan, surat permintaan tambahan vaksin yang disampaikan pada Jumat lalu, tetap menjadi harapannya dalam memberikan tambahan vaksin kepada masyarakat Sumbar. 

"Pemprov Sumbar melalui Dinas Kesehatan provinsi telah menyurati Kementerian Kesehatan RI akan permintaan 50.000 vial vaksin setara 500 ribu vaksin tentu menjadi harapan masyarakat Sumbar," ungkap Mahyeldi.

Ia menyatakan ikut senang minat pemberian vaksin masyarakat akhir-akhir cukup meningkat tinggi, tentu semua ini akan memudahkan dalam mencapai target pelaksanaan vaksin Di Sumbar yang lebih baik lagi. 

"Kita berterima kasih dan mengapresiasi pelaksanaan pemberian vaksin oleh TNI, Polri dan stakeholder lainnya yang berpartisipasi ikut serta dalam percepatan pemberian vaksin bagi masyarakat Sumbar, semoga menjadi amalan kebaikan bagi kita semua," harap Mahyeldi.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu dalam suratnya menyampaikan, alokasi vaksin covid 19 agar dapat optimal untuk memenuhi kebutuhan dosis 2 (dua) bagi setiap peserta yang telah memenuhi waktu interval pemberian dosis 2 vaksin biofarma (Sinovac). 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved