Breaking News:

PPKM Darurat

AKP Masril: 18 Kendaraan Roda 4 Disuruh Putar Balik Arah Minggu, 18 Juli 2021 Pukul 08.00-16.00 WIB

Sebanyak 18 kendaraan roda 4 disuruh putar balik pada Minggu (18/7/2021) di Pos Penyekatan Pariaman - Padang via Kayu Kalek Lubuk Buaya, Kota Padang,

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Pos Penyekatan Pariaman - Padang via Kayu Kalek Lubuk Buaya, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (18/7/2021) terjaring dari arah Padang Pariaman menuju Kota Padang, Provinsi Sumbar. 

Dilansir TribunPadang.com, memasuki hari ke 6 PPKM Darurat di Kota Padang, intensitas kendaraan menurun di pos penyekatan Pariaman-Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Penurunan intensitas ini terjadi pada hari Minggu (18/7/2021), jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Padang dari Pariaman via jalan By Pass jumlahnya mulai menurun.

Pantauan TribunPadang.com pukul 13.30 WIB hanya kendaraan roda 4 dan roda 6 membawa barang banyak melintasi kawasan ini.

Para petugas pos penyekatan tetap melakukan penjagaan untuk memeriksa kendaraan yang lewat.

Intesitas kendaraan yang menurun ini dibenarkan oleh Penanggungjawab Pos Penyekatan Pariaman-Padang AKP Al Erman.

Menurutnya jumlah kendaraan pada hari ini (Minggu-red) tidak sebanyak intensitas pada hari kerja seperti biasanya.

"Intensitas kendaraan relatif sepi, namun kita (tim) tetap bertugas," papar AKP Al Erman.

Baca juga: Razia di Rutan Kelas IIB Padang, Petugas Periksa Tiap Sudut Kamar Warga Binaan 

Memasuki hari ke 6 PPKM Darurat di Kota Padang, intensitas kendaraan menurun di pos penyekatan Pariaman-Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (18/7/2021)
Memasuki hari ke 6 PPKM Darurat di Kota Padang, intensitas kendaraan menurun di pos penyekatan Pariaman-Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (18/7/2021) (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Baca juga: Pos Penyekatan Pariaman-Padang Via Jalan By Pass, AKP Al Erman: Jumlah Kendaraan Putar Balik Menurun

Menurunnya intesitas kendaraan yang lewat membuat jumlah kendaraan disuruh putar balik juga menurun.

"Jumlah kendaraan yang menurun membuat jumlah, yang disuruh putar balik juga menurun," terangnya.

Ia juga membeberkan bahwa jumlah kendaraan yang disuruh putar balik sejak hari pertama memang sudah jauh menurun.

Hal ini menurut Erman, karena tingkat kesadaran masyarakat sudah meningkat dari pada sebelumnya. (*) 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved