Breaking News:

Berita Pasaman Barat Hari Ini

Harimau Berkeliaran di Kebun Sawit Kabupaten Pasaman Barat, Karyawan PT PMS Tak Berani Beraktivitas

Karyawan PT Pasaman Marama Sejahtera (PT PMS) di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kini tidak berani

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
*/Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2018
Ilustrasi: Harimau Sumatera 

"Jadi, saat masyarakat berpapasan dengan harimau sudah dibekali ilmu. Kita berharap tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

Sebelumnya, Rusdiyan P mengatakan, jejak tersebut ada 2 ukuran, yaitu satu besar dan satu lagi berukuran besar.

Baca juga: Satu Harimau Sumatera Tertangkap Lagi di Kabupaten Solok, Afrilius: Pintu Kerangkeng Sudah Tertutup

"Kalau dugaan kita lebih dari 1 ekor. Jadi, diperkirakan ada sebanyak 2 ekor."

"Kita melihat jejaknya ada 2 ukuran, dan kemungkinan itu induk sama anaknya," katanya.

Disebutkannya, kebiasaan harimau yang beriringan tersebut adalah induk dan anaknya. Karena ada 1 jejak besar dan 1 jejak kecil.

"Kawasan tersebut berbatasan langsung dengan hutan lindung, apalagi ladang masyarakat."

"Saat masyarakat pergi ke ladang sudah biasa melihat tanda-tanda keberadaan harimau itu," katanya.

Baca juga: BKSDA Sebut Harimau yang Mangsa Ternak Warga di Solok Bukan Putra Singgulung atau Putri Singgulung

Selain itu masyarakat sudah terbiasa mendengar suara auman dari harimau sumatera.

"Ya, namanya tinggal di dekat hutan itulah risikonya. Sama dengan masyarakat yang tinggal di dekat muara yang bertemu dengan buaya," katanya.

Ia mengatakan, masyarakat sudah biasa melihat tanda-tanda keberadaan harimau tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved