Breaking News:

Berita MotoGP Terbaru

Valentino Rossi Disarankan Happy Ending Jalani Pensiun, Dario: Pindah ke Ducati dan 'Lunasi Utang'

VALENTINO Rossi mendapat saran dari Mantan pembalap MotoGP maupun WSBK, Dario Marchetti yang secara khusus demi masa depan pembalap MotoGP

Editor: Emil Mahmud
MOTOGP.com
Valentino Rossi dan Marc Marquez pada konferensi pers jelang GP Malaysia (25/10/2015) silam. 

VALENTINO Rossi mendapat saran dari Mantan pembalap MotoGP maupun WSBK, Dario Marchetti yang secara khusus demi masa depan pembalap MotoGP tersebut.

Dario Marchetti memiliki keinginan untuk melihat Valentino Rossi bisa menutup kariernya di MotoGP dengan happy ending.

Usut punya usut, cara yang diberikan oleh Dario Marchetti ialah agar Valentino Rossi hengkang dari Yamaha dan bergabung ke Ducati.

Setidaknya ada dua keuntungan yang dapat diperoleh The Doctor dengan kembali mengendarai Desmosedici Ducati.

Baca juga: Valentino Rossi Blak-blakan Sebab Performanya Jeblok, The Doctor Tepis Gegara Faktor Sudah Gaek

Marc Marquez dan Valentino Rossi
Marc Marquez dan Valentino Rossi (zimbio.com)

Baca juga: Valentino Rossi Terpental Ke Luar Lintasan Sirkuit Assen, Motor Terguling dan Rusak

Keuntungan pertama ialah motor Desmosedici dinilai lebih baik ketimbang milik Yamaha. Sehingga peluang Rossi untuk menutup kariernya sebagai juara dunia terbuka lebar.

Keuntungan kedua ialah membayar lunas memori buruk yang dimiliki pemilik sembilan gelar juara dunia itu dengan capaian gemilang.

Saat ini teka-teki mengenai masa depan The Doctor menjadi perbincangan hangat di ajang balap MotoGP.

Valentino Rossi akan menentukan nasibnya berdasarkan performa yang ia pertontonkan sepanjang MotoGP 2021.

Akan tetapi, banyak kalangan yang menyesalkan dengan tolak ukur untuk Rossi mengambil keputusan.

Satu di antaranya ialah Dario Marchetti. Ia memandang bahwa legenda MotoGP seperti Rossi bisa menutup musim terakhirnya di ajang Grand Prix dengan gemilang.

Namun melihat bagaimana kondisi pembalap Yamaha tersebut, Rossi harus pindah terlebih dahulu ke tim Ducati untuk musim MotoGP 2022.

Baru kemudian, penutupan kariernya bisa berakhir dengan happy ending.

“Valentino adalah sebuah fenomena, dan itu buruk untuk melihatnya seperti itu," Marchetti, terangnya seperti yang dikuttip dari laman Tuttomotoriweb.

“Juga karena seseorang selalu mengingat bagian akhir dari sebuah karir, tetapi berakhir seperti ini tidak layak. Dia masih sangat kuat, karena dia membutuhkan waktu kurang dari satu detik dari para pemimpin."

Kontrak Rossi memang berakhir 2021 bersama Yamaha Petronas SRT. Artinya, untuk bergabung dengan Ducati pada MotoGP 2022 terbuka lebar.

Dengan catatan The Doctor tak memutuskan untuk segera pensiun dari olahraga yang membesarka namanya.

"Saya pikir, jika dia ingin melanjutkan, satu-satunya kemungkinan adalah dengan Ducati Desmosedici"

"Saya tidak menyebutkan untuk memaksakan kehedaknya, namun Rossi juga memiliki alasan kuat untuk melajutkan kariernya."

"Jika terus berlanjut, itu akan bersama Ducati," terangnya menambahkan.

Rossi memang bukan sosok yang asing dengan tim pabrikan asal Italia tersebut.

Ia pernah menggunakan Desmosedici pada gelaran MotoGP 2011 hingga 2012.

Selama karirnya, musim 2011-2012 merupakan periode kelam buat Valentino Rossi.

Saat itu Rossi membela Ducati dan menjadi salah satu masa tersulitnya. Selama dua musim penampilan Rossi tergolong buruk.

Dia terus mengeluh bahwa motor tidak mau belok, sulit dikendarai, dan dia tidak percaya diri saat mau memacunya.

“Ini juga akan menjadi kesempatan untuk menebus hubungannya dengan Ducati , karena motornya sekarang bukan yang dia kendarai saat itu."

Namun situasi saat ini sangat berbeda jauh, Desmosedici bahkan disebut-sebut sebagai motor tercepat yang mentas di MotoGP 2021.

“Tapi itu mungkin motor yang dia lebih baik daripada Yamaha , di mana dia memiliki semua masalah yang tidak memungkinkannya untuk mendorong secara maksimal," sambungnya.

Meskipun hanya bersifat saran, namun kuda besai milik Ducati memiliki keunggulan yang selama ini menjadi dambaan seorang Rossi, yakni speed.

(Tribunnews.com/Giri)

Ikuti berita terkait MotoGP

Duel ketat Marc Marquez melawan Maverick Vinales pada seri MotoGP Australia, Minggu (27/10/2019)
Duel ketat Marc Marquez melawan Maverick Vinales pada seri MotoGP Australia, Minggu (27/10/2019) (twitter.com/MotoGP)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cara Rossi Pensiun dengan Happy Ending - Pindah ke Ducati dan Bayar Lunas Utang Memori Kelam

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved