Breaking News:

OJK Gelar Vaksinasi Bagi Pelaku Sektor Jasa Keuangan di Sumbar, Target 10.400 Orang

Vaksinasi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan vaksinasi yang diinisiasi pemerintah.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/rizkadesriyusfita
Pelaksanaan vaksinasi di BRI Corporate University Campus, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (15/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Vaksinasi sektor jasa keuangan di Sumbar dilakukan, Kamis (15/7/2021).

Vaksinasi itu dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program percepatan vaksinasi yang diinisiasi pemerintah.

Kegiatan vaksinasi ini dimulai sejak 15 hingga 17 Juli 2021 dan 21 hingga 24 Juli 2021.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Kabupaten Padang Pariaman Capai 5,42 Persen, Kadinkes: Tiada Hari tanpa Vaksin

Baca juga: Vaksinasi Pelajar di Padang Pariaman Dilanjutkan, Bupati Suhatri Bur: Kita Butuh Dosis Tambahan

Vaksinasi Covid-19 diperuntukan bagi pegawai, keluarga pegawai, nasabah dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi meninjau langsung di BRI Corporate University Campus, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbar Yusri mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini sebagai tindaklanjut arahan Presiden ketika pelaksanaan vaksinasi massal pegawai industri jasa keuangan Juni 2021 lalu.

Presiden berharap industri jasa keuangan menjadi sentra pelaksanaan vaksinasi di Indonesia sehingga ekonomi yang terpuruk bisa teratasi.

"Kemenkes RI sudah mengalokasikan vaksin kepada OJK bersama BI, dan industri jasa keuangan 10 juta vaksin sampai Desember 2021," tutur Yusri.

Ia melanjutkan, kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang dilakukan di 13 kota di Indonesia.

Baca juga: Panduan Download Sertifikat Vaksinasi Covid-19 Secara Online Menggunakan HP, Akses pedulilindungi.id

Dua hari lalu, telah dilaksanakan di lima kota. 

"Hari ini kita laksanakan di Kota Padang, target pelaksanaan tujuh hari ke depan 10.400 orang, terdiri atas pegawai, keluarga, nasabah BRI, BNI, Mandiri, BCA dan CIMB Niaga dan masyarakat umum," jelas Yusri.

Yusri berharap target 10.400 orang itu bisa dilaksanakan dengan baik.

Dengan demikian, terbentuk herd immunity (kekebalan kelompok ) sehingga pemulihan ekonomi daerah dan nasional bisa dicapai dalam waktu sesingkat-singkatnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved