40.000 Ekor Hewan Kurban Disiapkan untuk Sumbar, Ada yang Dipasok dari Jawa hingga Bali
Jumlah permintaan hewan kurban Idul Adha tahun ini di Sumatera Barat (Sumbar) turun. Penurunan diakibatkan pandemi covid-19
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jumlah permintaan hewan kurban Idul Adha tahun ini di Sumatera Barat (Sumbar) turun.
Penurunan diakibatkan pandemi covid-19 yang memukul daya beli masyarakat.
"Ya mengalami penurunan, karena memang tidak ada yang berkurban. Apakah karena pandemi atau gimananya, saya kurang tahu."
Baca juga: Jumlah Hewan Kurban di Padang Tahun 2021 Diperkirakan Meningkat, Distan Sebut Naik 5-10 Persen
"Jumlahnya belum tahu, nanti setelah kurban baru akan diketahui datanya," kata Kepala Dinas (Kadis) Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi, Rabu (14/7/2021).
Meski demikian, Erinaldi menjamin ketersediaan hewan kurban memenuhi kebutuhan.
Dari catatan pihaknya, saat ini ada sekitar 40 ribuan hewan kurban yang disiapkan.
Hewan kurban itu 75 persen berasal dari Sumbar.
Baca juga: Dinas Pertanian Cek Kesehatan Hewan Kurban di Padang, Syahrial Kamat: Sudah Diperiksa Diberi Tanda
Selain itu juga berasal dari luar Sumbar, seperti Medan, Lampung, Jawa, Bali, hingga NTT.
"Ketersediaannya cukup. Pengawasan juga sudah dilakukan di lapangan, semua hewan di cek kesehatannya," jelas Erinaldi.
Dia menegaskan, nantinya saat pemotongan panitia kurban tidak boleh menerima hewan yang tidak memiliki sertifikat kesehatan.
Hal itu untuk memastikan hewan kurban tersebut aman.
"Itu sudah dilaksanakan seluruh petugas kesehatan hewan seluruh Sumbar. Panitia harus menanyakan itu ke supplier," imbuh Erinaldi.
Terkait titik-titik pemotongan hewan kurban, Erinaldi menyebutkan sudah diatur oleh petugas di lapangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sapi-kurban-di-padang-dipasangi-stiker.jpg)