Breaking News:

Ucok Ambil Bor dan Gerinda Tangan di Sebuah Ruko yang Sedang Dibangun, Dijual untuk Foya-foya

Polsek Lubuk Begalung mengamankan residivis pelaku pencurian di daerah belakang Plaza Andalas Kelurahan Banda Olo, Kecamatan Padang Barat

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polsek Lubuk Begalung mengamankan residivis pelaku pencurian di daerah belakang Plaza Andalas Kelurahan Banda Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pelaku diketahui bernama AS alias Ucok (48) warga yang beralamat di Jalan Ujung Pandan, Kelurahan Belakang Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

AS (48) diamankan terkait dugaan pencurian terhadap 1 unit bor dan 1 unit gerinda tangan merek Bosch di dalam sebuah ruko, pada Rabu (7/7/2021).

Baca juga: Polisi Membenarkan Penangkapan Artis NR dan AB Karena Kasus Narkoba, Nia Ramadhani?

Baca juga: Padang Panjang Terapkan PPKM Mikro, Kegiatan Keagamaan Tetap Dibolehkan, Prokes seperti PSBB

Kapolsek Lubuk Begalung, AKP Charul Amri Nasution, mengatakan pelaku mencuri di sebuah ruko di daerah Aru Kelurahan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumbar.

Barang hasil curian tersebut dijual oleh pelaku untuk dibelikan narkoba jenis sabu.

"Pelaku merupakan seorang residivis sudah sebanyak 4 kali dengan kasus pencurian Pasal 363 KHUP, dan ini tertangkap yang ke 5 kalinya," kata AKP Chairul Amri Nasution, Kamis (8/7/2021)

AKP Chairul Amri Nasution, menyebutkan pelaku pertama kali diamankan pihak kepolisian dalam perkara pencurian pada tahun 2013 yang lalu.

"Pelaku ini awalnya melihat sebuah ruko yang sedang dalam pembangunan, kemudian masuk ke dalam dan melihat 1 unit bor dan 1 unit gerinda tangan merek Bosch di atas meja," katanya.

Pelaku mengambil barang tersebut dan langsung kabur menaiki angkutan kota menuju Pasar Raya Padang untuk menjual barang hasil curian.

"Berdasarkan keterangan pelaku, ia mendapatkan uang Rp 610 ribu dengan rincian mesin bor dijual Rp 350 ribu dan mesin gerinda Rp 260 ribu," katanya.

"Pelaku ingin mengambil dan menjual barang hasil curian. Sedangkan uang hasil curian digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu dan untuk foya-foya," ujar AKP Chairul Amri.

Dikatakannya, lebih kurang sekitar 6 jam setelah kejadian pihaknya berhasil mengamankan pelaku sekitar pukul 19.00 WIB sedang duduk di sebuah warung di daerah Bandar Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang.

"Kita berhasil menemukan barang bukti berupa 1 unit mesin gerinda tangan, dan pakaian yang dipakai oleh pelaku saat beraksi," katanya.

AKP Chairul Amri Nasution, mengatakan terhadap pelaku saat ini telah dilakukan penahanan di Polsek Lubeg dan pasal yang dilanggar adalah Pasal 362 KHUP.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved