Laga Semifinal Euro 2020 antara Inggris Vs Denmark Sajikan Duel Harry Kane dan Simon Kjaer
Ada sejumlah duel kunci yang akan menentukan hasil akhir pertempuran di Wembley ini.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Panji Rahmat
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ada sejumlah duel kunci yang akan menentukan hasil akhir pertempuran di Wembley ini.
Duel tersebut tersaji melalui pertandingan syarat fisik antara Denmark vs Inggris pada Kamis (8/7/2021).
Perhatian pada laga ini tertuju pada striker gacor milik Inggris Harry Kane yang sudah mulai menemukan ketajamannya sejak babak 16 besar lalu.
Pertama adalah duel antara striker Inggris, Harry Kane kontra Bek sentral Denmark, Simon Kjaer.
Kane memang sempat lambat panas. Di laga pembuka kontra Kroasia, dia hanya membuat dua sentuhan di kotak penalti, dan nirgol di pernyisihan.
Bomber Tottenham Hotspur ini mulai menggeliat di fase sistem gugur, dengan membuka keran gol kontra Jerman, dan memborong dua gol ke gawang Ukraina.
Tendangan voli kaki kirinya bahkan nyaris menjadikannya hattrick. Dengan tiga gol saat ini, Kane dalam kepercayaan diri penuh untuk memburu sepatu emas, seperti yang diraihnya di Piala DUnia 2018 di Rusia lalu.
Tapi dia akan mendapat perlawanan hebat dari Kapten Denmark, Simon Kjaer. Bek sentral ini telah membuktikan ketangguhannya dengan melumpuhkan potensi ancaman bomber Belgia, Romelu Lukaku, dan ujung tombak Rusia, Artem Dzyba.
Kane punya karakteristik menyerang yang berbeda dengan dua bomber terdahulu. Striker berusia 28 tahun ini pandai memanfaatkan momentum, dan setiap pergerakannya membahayakan.
Tugas Kjaer adalah memastikan Kane tak mendapat pasokan bola, dan saat mendapat bola pun tak mendapatkan ruang untuk menembak. Tugas yang pasti sangat berat untuknya.
Perjalanan Denmark di Euro 2020
Pada laga ini Denmark sering disebut sebagai tim kuda hitam diantara 3 negara semifinalis lainnya.
Perjalanan Denmark selama Euro 2020 memang tidak terlalu meyakinkan jika kita lihat sejak fase grup, Denmark hanya bisa lolos dari 3 terbaik ke babak 16 besar.
Terlebih pada laga perdana menghadapi negara debutan Euro 2020 Finlandia, Denmark harus menerima kekalahan perdananya.
Pada laga itu juga pemain andalan mereka Eriksen mengalami masalah jantung dan hamper saja pension dini pada laga itu.
Selanjutnya pada fase grup tim dinamit kembali menerima kekalahan kedua mereka, Denmark harus mengakui keunggulan Belgia pada laga itu.
Keajaiban baru datang pada Denmark ketika laga terakhir menghadapi Rusia, entah semangat apa yang mereka warisi Tim Dinamit meledak dan lolos ke babak berikutnya.
Sedang Denmark penuh dengan keajaiban. Kalah dalam dua laga pertama hingga nyaris tersingkir, tim "Dinamit" julukannya, bangkit secara luar biasa dengan menggebuk Rusia 4-1.
Setelah itu mereka tak tertahankan, membantai Wales 4-0, dan terakhir menekuk Republik Ceko 1-2.
Dengan torehan sebelas gol, Denmark jadi tim terproduktif bersama Italia, dan hanya kalah oleh Spanyol dengan 12 gol.
Sekarang Denmark akan menghadapi negara unggulan pada gelaran kali ini di Stadion Wembley pada dini hari nanti.
Denmark akan Bersua dengan Inggris yang sedang berada dalam top performanya, setelah banyak menuai kritik sejak fase grup.
Pertemuan dini hari nanti akan mencipatkan keajaiban baru jika seandainya Denmark berhasil menang menghadapi Inggris.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/penyerang-inggris-harry-kane-kanan.jpg)