Breaking News:

Laboratorium FK Unand Belum Periksa Varian Virus Delta, Kepala Lab Andani: Butuh Dana

Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) belum melakukan penelitian lebih lanjut ter

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Andani Eka Putra, Rabu (7/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) belum melakukan penelitian lebih lanjut terkait masuknya virus Corona varian Delta ke Sumbar.

Hal itu lantaran Laboratorium FK Unand belum mendapatkan suntikan dana untuk melakukan penelitian.

"Kita belum periksa terkait varian virus delta. Kalau dananya ada kita periksa," kata Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Andani Eka Putra, Rabu (7/7/2021).

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Rabu 7 Juli 2021 Pagi, Sudah 53.511 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Kepala Laboratorium FK Unand Andani: Virus Corona Varian Delta, Diduga Sudah Masuk Sumbar

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Selasa 6 Juli 2021 Pagi, 677 Pasien Masih Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

Menurut Andani, penelitian terhadap varian virus itu menggunakan bahan berbeda.

Oleh karena itu, butuh dana yang cukup untuk melakukan penelitian.

"Kita butuh dana, sebab ada bahan khusus. Kita pernah melakukan pemeriksaan 120 sampel tapi dulu dan variannya beda, bukan Delta," terang Andani.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar Senin Pagi 5 Juli 2021, Sudah 53.126 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Baca juga: Buntut Viral Video Emak-emak Sebut Tidak Takut Corona, Satpol PP Padang Panggil Pengelola Restoran

Baca juga: Viral Video Emak-emak Sebut Jangan Takut Corona, Polisi : Kita Akan Lidik dan Panggil

Andani mengungkapkan, secara laboratorium pihaknya belum menemukan varian delta di Sumbar.

Akan tetapi secara asumsi dari kondisi yang ada dugaan virus itu sudah masuk ke Sumbar.

"Kita perlu konfirmasi pasti. Kalau Pak Gubernur minta kita periksa langsung kita periksa kok. laboratorium berharap anggaran," tutur Andani. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved