Breaking News:

Semen Padang FC

Liga Kembali Diundur, Pemain SPFC Vivi Asrizal : Secara Psikologis Pemain Agak Terganggu

Diundurnya kompetisi sepak bola di Indonesia menurut pemain Semen Padang FC (SPFC) hal ini membuat psikologis pemain terganggu. Hal ini disampaikan V

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
istimewa
Semen Padang FC (SPFC) umumkan perpanjangan kontrak Vivi Asrizal dan menjadi pemain ke 11 yang diumumkan SPFC 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Diundurnya kompetisi sepak bola di Indonesia menurut pemain Semen Padang FC (SPFC) hal ini membuat psikologis pemain terganggu.

Hal ini disampaikan Vivi Asrizal saat dihubungi Jumat (2/7/2021), Vivi mengatakan bahwa sebagai pemain ia merasa kecewa akan keputusan terbaru dari PSSI dan PT LIB ini.

“Sejujurnya kecewa karena sudah melakukan latihan dan segala macam persiapan untuk menghadapi kompetisi,” ujarnya.

Baca juga: Kecewa Liga 2 Diundur, Pemain Semen Padang FC Tri Rahmad Priadi: Kita Menunggu dari Tahun Lalu

Baca juga: Semen Padang FC Gelar Uji Coba Saat Latihan Sore, Lawan Mangkudum FC Eks Klub Weliansyah

Baca juga: Sisi Positif Diundurnya Liga 2 bagi Semen Padang FC, Manajer: Materi Latihan Bisa Disempurnakan

Diketahui Semen Padang FC sudah melakukan latihan intens sejak awal Juni lalu, setidaknya sudah lebih 1 bulan para pemain melakukan pemusatan latihan di lapangan Mess Indarung Kota Padang.

Vivi juga menambahkan bahwa kekecewaan ini berdampak besar pada psikologisnya sebagai pemain.

Gangguan psikologis ini menurut Vivi membuat para pemain menjadi cemas akan kejelasan Liga dan sedikit banyaknya akan berdampak pada performa pemain.

Baca juga: Liga 2 2021 Diundur, Manajemen Semen Padang FC Kembali Tata Program Tim, Kita hanya Bisa Menunggu

Baca juga: Liga 2 Resmi Diundur, Manajer Semen Padang FC: Kita Menunggu dan Mengikuti Saja

Baca juga: Liga 2 Kembali Ditunda, Pelatih Semen Padang FC Weliansyah: Bikin Pusing

“Psikologis pemain terganggu karena para pemain memiliki pengalaman buruk ketika Liga ditunda,” paparnya.

Hal ini mengacu pada musim 2020-2021 lalu, hal serupa ini juga pernah terjadi tapi bagaimanapun Vivi tidak mempermasalahkannya karena ini semua demi kebaikan bersama.

“Pemain memiliki trauma karena musim kemarin kejadiannya juga hampir sama, tapi kita hanya bisa berharap lagian keputusan ini untuk kebaikan bersama,” paparnya.

Baca juga: Sesi Latihan Sore Semen Padang FC, Genta Alparedo Sudah Terlihat Gabung dengan Tim

Hal serupa juga dibenarkan oleh Tri Rahmad Priadi palang pintu SPFC, pemain yang akrab disapa Adi itu setuju bahwa para pemain akan mengalami ketakutan dengan adanya keputusan ini.

“Pastinya pemain takut kejadian tahun kemarin terulang kembali, kita berharap semua cepat kembali normal dan kompetisi bisa kembali berjalan,” ujar Adi.

Baca juga: Soal Pre Order Jersey Semen Padang FC, Suporter Minta Ada Penjelasan Desain dan Tampilan

Kendati demikian Adi yang sudah lama malang melintang di sepak bola Indonesia mengaku bahwa seluruh pemain sampai saat ini menurutnya sudah sangat professional.

“Walau dalam situasi yang sama, saya rasa para pemain sudah professional, mereka pasti tahu apa yang harus dilakukan untuk memotivasi diri agar tidak menganggu permainan mereka,” tukasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved