Breaking News:

Generasi Z Perlu Memiliki Karakter Sweet, Psikolog Klinis Sebut Pe-de, Wangi, Menonjol, dan Akademik

ERA serba digital memang memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi lewat konten yang sangat tidak terbatas hingga melahirkan Generasi Z. 

Editor: Emil Mahmud
Instagram byu.id
Ilustrasi: by.U merupakan provider terbaru dari telkomsel untuk generasi Z 

ERA serba digital memang memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi lewat konten yang sangat tidak terbatas hingga melahirkan Generasi Z

Generasi Z atau Gen Z, awalnya terbentuk menjadi sebuah generasi yang cukup unik . Yakni dengan memiliki kepribadian, ketertarikan, dan penampilan yang berbeda-beda.

Di sisi lain, Generasi Z punya karakter lain yang cukup menonjol, utamanya soal rasa percara diri atau pe-de yang cukup tinggi.

Menurut Psikolog Klinis, Tara de Thouars, yang menyatakan sebanyak 71% Gen Z sudah memiliki rasa percaya diri tinggi.

Baca juga: Minang Mart Benteng Resmi Beroperasi, Modifikasi Kontainer Jadi Tempat Nongkrong Baru Millenial

Ilustrasi: by.U merupakan provider terbaru dari telkomsel untuk generasi Z
Ilustrasi: by.U merupakan provider terbaru dari telkomsel untuk generasi Z (Instagram byu.id)

Baca juga: Mengenal Karakter dari Generasi Z sebagai I-Gen

Sejauh ini menurutnya, rasa percaya diri ini mereka dapat ketika merasa dipandang positif oleh orang lain (82%). 

Selain itu kepercayaan diri juga meningkat saat memiliki penampilan baik, seperti wangi (66%), dan menonjol dalam akademik (59%).

Menurutnya dengan rasa percaya diri ini, Gen Z jadi merasa lebih aktif, positif, dan inovatif.

Di sisi lain menurutnya, generasi Z perlu menumbuhkan karakter sweet dalam diri mereka. 

Ilustrasi Generasi Z atau Gen Z.
Ilustrasi Generasi Z atau Gen Z. (Thinsktock/Kompas.com/TribunJateng)

Karakter sweet menurut Tara adalah sifat yang ramah, menyenangkan, peduli, dan empatik. Karakter ini, bisa menghindarkan dirinya dari perilaku bullying pada generasi Z. 

"Selain itu karakter sweet dapat memininalisir rasa tidak peduli, tidak menghargai, tidak memiliki integritas, cemburu, dan sejenisnya," ungkapnya saat peluncuran Fres & Natural Dessert Collection, yang digelar virtual, Kamis (24/6/2021).

Tara juga menambahkan, untuk membangun karakter sweet ini sangat diperlukan faktor internal, seperti rasa percaya diri, dan faktor eksternal yaitu pengaruh dari lingkungan.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Generasi Z Perlu Memiliki Karakter Sweet, Ini Penjelasan Psikolog Klinis

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved