Breaking News:

Penanganan Covid

Dinkes Padang Sebut Baru 50 Persen ASN Divaksinasi Covid-19, Ferimulyani: Bisa Kena Sanksi

Pemko Padang mewajibkan pegawai ASN dan non ASN untuk vaksinasi covid-19, dan bagi yang menolak akan diberikan sanksi.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Kepala Dinkes Padang, Ferimulyani 

Laporan Wartawan  TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG -  Pemko Padang mewajibkan pegawai ASN dan non ASN untuk vaksinasi covid-19, dan bagi yang menolak akan diberikan sanksi.

Hal ini sesuai dengan surat edaran Wali Kota Padang Hendri Septa dalam rangka penangganan pandemi covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani mengatakan vaksinasi ini, salah satu upaya pencegahan pandemi covid-19.

Selain itu, sesuai peraturan presiden nomor 14 tahun 2021 tentang dalam rangka penangganan pandemi covid-19 bahwa setiap orang yang ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin covid-19, mereka wajib mengikutinya.

"Jika mereka tidak mengikuti vaksinasi tadi, maka yang bersangkutan bisa dikenakan sanksi administratif," kata Ferimulyani, Selasa (22/6/2021).

Ferimulyani, menambahkan sesuai aturan itu sanksi bagi yang tidak mau divaksinasi ini juga disesuaikan dengan aturan kepala daerah.

Baca juga: Kadis Kesehatan Bicara Kondisi Covid-19 Sumbar, Ungkap Penyebab Angka Vaksinasi Lansia Masih Rendah

Baca juga: Seluruh Pegawai Kecamatan Pariaman Tengah, Lurah, dan Kepala Desa Ikuti Vaksinasi Tahap I

"Masyarakat saja bisa disanksi, apalagi ASN," ujarnya.

"Sanksinya hanya penundaan, dan ketika dia sudah divaksin kemudian tidak ada kontradiksi, maka masalahnya selesai tidak perlu dibesarkan," tambahnya.

Ferimurlyani mengaku selama ini, Dinkes Padang sudah melakukan vaksin untuk ASN dengan mengunjungi kantor-kantor.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved