Breaking News:

Percepat Revitalisasi Danau Maninjau, Menko Maritim Luhut Minta Pengalihan Mata Pencarian Warga

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta upaya pengalihan mata pencarian masyarakat sekitar Danau Maninja

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
IST/Biro Adpim Setdaprov Sumbar
Rapat virtual yang diikuti sejumlah kementrian, Gubernur Sumbar dan Bupati Agam, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta upaya pengalihan mata pencarian masyarakat sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam dari usaha Keramba Jaring Apung (KJA).

Ia meminta upaya itu dipercepat sehingga revitalisasi danau Maninjau bisa segera dimulai.

"Pengalihan ke mata pencarian baru supaya dilakukan dulu, kemudian melakukan pengurangan jumlah KJA," kata Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat virtual diikuti sejumlah kementrian, Gubernur Sumbar dan Bupati Agam, Rabu (16/6/2021).

Ia mengatakan, berdasarkan penelitian LIPI pada 2017, 90 persen penyebab pencemaran Danau Maninjau adalah akibat sendimen sisa pakan KJA.

Baca juga: Curi Sepeda Lipat, Residivis di Padang Ditembak Gara-gara Coba Kabur Setelah Ditangkap

Maksimal di Maninjau hanya bisa menampung 6.000 unit. Akan tetapi saat ini jumlahnya sudah jauh melampaui karena itu harus segera dipindahkan dengan skema lain seperti perikanan darat.

"Untuk percepatan maka harus ada tenggat waktu yang jelas pada setiap langkah yang diambil dalam upaya revitalisasi Danau Maninjau ini. Kalau bisa akhir bulan ini sudah bisa dimulai," ujar Luhut.

Ia meminta Kapolda, Danrem hingga Kepala Kejaksaan Tinggi memberikan dukungan penuh dalam upaya mengurangi jumlah KJA di Maninjau.

Anggaran untuk pengalihan mata pencarian masyarakat itu diperkirakan membutuhkan anggaran Rp42 miliar.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 17 Juni 2021, Sudah 48.253 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

Dana itu dibebankan pada Pemprov Sumbar dan Kabupaten Agam.

Sementara anggaran untuk menyelesaikan persoalan sendimen yang telah menumpuk di dasar danau diperkirakan sebesar Rp237 miliar dari Kementerian PUPR.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved