Breaking News:

Pedagang Pasar Raya Padang: Tidak Perlu Ada Pajak Sembako, Daya Beli Masyarakat Sudah Rendah

Pemerintah berencana menjadikan bahan pokok atau sembako sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN). Seorang pedagang Pasar Raya Padang, Yurnialis

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Seorang pedagang Pasar Raya Padang Yurnialis saat ditemui, Jumat (11/6/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah berencana menjadikan bahan pokok atau sembako sebagai obyek pajak pertambahan nilai (PPN).

Seorang pedagang Pasar Raya Padang, Yurnialis tidak setuju atas wacana kebijakan tersebut.

Ia mengatakan saat ini pedagang pasar sedang mengalami kondisi sulit karena omzet dagang menurun.

"Daya beli masyarakat rendah, lagipula sembako mudah rusak, contohnya cabai merah, ini banyak yang busuk, jadi tidak cocok pajak dikenakan untuk sembako," tutur Yurnialis.

Baca juga: Sembako Bakal Kena Pajak, Pedagang: Harganya Murah, Kena Pajak Pula, Konsumen Paling Teraniaya

Baca juga: Soal Rencana PPN Sembako dan Sekolah, Audy Joinaldy : Sebaiknya Jangan Dikenai Pajak

Baca juga: Reaksi Wagub Sumbar Audy soal Rencana Sembako dan Sekolah Dikenakan Pajak: Membebani Masyarakat

Yurnialis berharap pemerintah menghentikan rencana penerapan Pajak Pertambahan Nilai atau PPN bahan pokok.

"Tidak perlu ada pajak sembako, yang biasa-biasa saja lah, ini pajak-pajak sembako pula. Pembeli lengang sejak corona," ungkap Yurnialis.

Yurnialis mengungkapkan, harga cabai merah di Pasar Raya Padang turun beberapa hari terakhir.

Harganya berkisar antara Rp 16 ribu hingga Rp 18 ribu.

Baca juga: Soal Pajak Sembako, Asben Hendri Sebut Pemprov Sumatera Barat Tunggu Arahan Resmi dari Pusat

Baca juga: Korban Banjir di Ranah Ampek Hulu Tapan Butuh Pakaian Kering, Sembako dan Obat-obatan

Baca juga: 906 KK Terdampak Banjir di Tapan Pesisir Selatan, Camat: Masyarakat Butuh Bantuan Sembako

“Cabai merah 18 ribu per kilogram, ada juga yang menjual Rp 16 ribu. Sementara, cabai hijau berkisar antara Rp15-16 ribu, ada juga yang menjual Rp 14 ribu," tambah Yurlianis.

Menurut Yurnalis, cabai rawit mengalami kenaikan harga. Dari sebelumnya Rp28-30 ribu per kg naik menjadi Rp35 ribu per kg.

Sementara, harga bawang merah mengalami penurunan, dijual dengan harga Rp16 ribu dengan modal sekitar Rp13-14 ribu per kilogram.

Baca juga: Jelang Lamaran dengan Lesti Kejora, Rizky Billar Akui Sudah Persiapkan Pernikahan Sejak Awal Tahun

Kemudian untuk harga bawang putih masih stabil dengan harga Rp24 ribu per kg.

"Begitu juga harga tomat masih standar yakni Rp11 ribu per Kg. Kalau kentang 12 ribu per kg, itu harga kualitas baik," tutur Yurnialis. (*)

 
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved