Breaking News:

Vaksinasi Sistem Jemput Bola Mulai Digalakkan di Sumbar, Lansia jadi Target Utama

Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar mulai jemput bola untuk mempercepat vaksinasi lansia.

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
Ilustrasi vaksinasi 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar mulai jemput bola untuk mempercepat vaksinasi lansia.

Pelayanan vaksinasi akan dilakukan di sentra vaksinasi terdekat dengan keberadaan lansia.

Selama ini lansia kesulitan datang ke puskesmas, oleh karena itu dilakukan pelayanan di dekat keberadaan lansia.

Baca juga: Kisah Calon Jemaah Haji Sudah Melakukan Manasik, Cek Kesehatan, Vaksin, Tapi Batal Berangkat

Hal itu sedang diupayakan Dinas Kesehatan Sumbar bersama kabupaten kota.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat dengan dukungan berbagai pihak ini bisa sukses," harap Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi, Kamis (10/6/2021).

Selain itu, Arry menyebut pihaknya juga sedang berkonsultasi dengan Kemenkes RI terkait kemungkinan melakukan vaksinasi untuk skala yang lebih luas.

Artinya ketika cakupan vaksinasi lebih luas, selain lansia bisa ikut.

Baca juga: Terawan Agus Putranto Pilih Riset Vaksin Nusantara Ketimbang Dubes, Siti Fadilah: Kita Harus Hormati

"Karena kadang-kadang kalau hanya lansia, yang lain tidak peduli. Kalau keluarga lain dilibatkan, tentu sekalian bisa divaksin," ucap Arry.

Terkait sasaran vaksinasi Covid-19 diperluas dan menyasar kelompok umur pra lansia atau usia 50 tahun ke atas, Sumbar menurut Arry sudah mulai.

Hanya saja, itu sedang dievaluasi karena kebijakan itu masih baru.

Kendati demikian pihaknya meminta kabupaten kota memproses hal itu dengan target akhir Juni 2021 pelayan publik dan lansia sudah optimal diberikan vaksinasi.

Baca juga: Divonis 10 Bulan Penjara, Kuasa Hukum Reza Artamevia Isyaratkan Tak Perlu Ajukan Banding

Arry menambahkan, stok vaksin saat ini tersedia di masing-masing kabupaten kota.

Jika kurang, Kemenkes RI siap mengirim dan itu dilihat dari laju vaksinasi masing-masing daerah.

"Kalau progresnya lambat, kita minta banyak tidak mungkin. Harapannya, yang ada dihabiskan dulu, baru diminta lagi," tutur Arry. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved