Breaking News:

Instruksi Jokowi soal Sekolah Tatap Muka: 2 Jam Sehari, 2 Hari Seminggu, Kuota 25 Persen Siswa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi terkait sekolah tatap muka yang akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.

youtube sekretariat presiden
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). 

TRIBUNPADANG.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi terkait sekolah tatap muka yang akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.

Di antara instruksi tersebut yakni sekolah 2 hari dalam seminggu, 2 jam dalam sehari, serta kuota siswa hanya 25 persen dari total siswa.

Instruksi Jokowi tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari Kompas.com.

Ia menyampaikan, ada lima instruksi Presiden Joko Widodo soal pelaksanaan kembali sekolah tatap muka.

Baca juga: Pekan Depan, Menkominfo RI, Kapolri, dan Jaksa Agung Segera Teken SKB Terkait UU ITE

Lima instruksi itu disampaikan pada saat rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Menkoperekonomian, Kapolri, Panglima TNI dan Kepala BNPB di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (7 6/2021).

Pertama, kata Budi, Presiden Jokowi menekankan agar pembelajaran tatap muka atau sekolah tatap muka yang akan dimulai pada Juli harus dilakukan secara ekstra hati-hati.

"Bapak Presiden tadi mengarahkan, pendidikan tatap muka yang nanti akan dimulai itu harus dijalankan dengan ekstra hati-hati. Tatap muka dilakukan secara terbatas," ujar Budi.

Baca juga: Update Corona Dunia Per Selasa 8 Juni 2021: Indonesia Tertinggi ke-16, Total Kasus Aktif 12,6 Juta

Kedua, menyoal kuota pembelajaran tatap muka hanya boleh maksimal 25 persen dari total siswa.

Ketiga, perihal durasi, pembelajaran tatap muka tidak boleh dilakukan lebih dari dua hari dalam sepekan.

"Setiap hari (per satu hari) maksimal hanya dua jam (pembelajaran)," ucap Budi.

Halaman
12
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved