Breaking News:

'Alek Malewakan' Pusat Kebudayaan Minangkabau, Shofwan Karim Tegaskan Siap Kerja Sama dan Terbuka

Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM) siap diresmikan melalui Alek Malewakan PKM pada Rabu (2/6/2021) malam di Nan Jombang, Kecamat

Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Ketua Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM), Shofwan Karim saat jumpa pers pada Senin (31/5/2021) di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM) siap diresmikan melalui Alek Malewakan PKM pada Rabu (2/6/2021) malam di Nan Jombang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peresmian PKM ini nantinya, sekaligus launching buku Biografi H Arnis Saleh berjudul; Saudagar Emas Minangkabau pada pukul 19.00 - 20.00 WIB tetap dengan protokol kesehatan saat Covid-19.

Ketua Umum PKM Shofwan Karim mengatakan PKM ini sudah didirikan sejak 2015 yang lalu.

Namun, kata Shofwan Karim, agenda peresmian sempat ditunda dikarenakan beberapa orang pendiri meninggal dunia dan adanya pandemi Covid-19.

Ketua Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM), Shofwan Karim saat jumpa pers pada Senin (31/5/2021) di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Ketua Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau (PKM), Shofwan Karim saat jumpa pers pada Senin (31/5/2021) di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). (TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI)

Baca juga: Menteri Kelautan dan Perikanan Kunjungi Kota Pariaman Rabu 2 Juni 2021, Pemko Gelar Rapat Persiapan

Baca juga: KA Sibinuang dan Sedan Tabrakan, Insiden di Perlintasan Rel Simpang Nan Tongga Kota Pariaman

"Kami terpaksa mengulang kembali SK kemenkumham, melalui akta notaris untuk perubahan dan baru keluar tanggal 24 Februari 2021 lalu," kata Shofwan Karim, Senin (31/5/2021).

Shofwan Karim, menambahkan, kehadiran PKM ini bentuk keinginan pendiri dan pengurus merayakan kebudayaan Minangkabau.

Menurutnya, yayasan ini siap bekerja sama dan terbuka dengan berbagai pihak, pemerintah, masyarakat perguruan tinggi, lembaga pers, lembaga pemberdayaan masyarakat dan ormas lainnya.

Disain program PKM ini menyangkut dalam tiga bidang, yakni bidang sosial, bidang agama dan bidang kemanusian.

Sementara sasarannya sejalan dengan arah kebijakan umum PKN yang menawarkan program dalam lima pilihan, yakni kajian kebudayaan, penerbitan dan database kebudayaan, kepustakaan dan perpustakaan, kesenian, festival, pertunjukan dan film, serta diplomasi kebudayaan.

Sementara pengurus PKM ini, Ketua umum Shofwan Karim, Ketua Hasril Chaniago, Sekretaris umum Yulizar Yunus, Sekretaris Endri Yoenif, Bendahara umum Rahmi Famy, dan Bandahara Rahman Kamil.

Ketua pengawas Ery Mefri, anggota pengawas Zukri Saad sera Khairul Jasmi. Dan, Sekretaris eksekutif Muhammad Ibrahim Ilyas.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved