Breaking News:

Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina Padang Dideklarasikan, Ragam Elemen Disatukan

Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina Padang Dideklarasikan, Berbagai Elemen Disatukan

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
TribunPadang.com/rizkadesriyusfita
Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) Padang telah resmi dideklarasikan, Kamis (27/5/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Komite Kemanusiaan Internasional Pembebasan Palestina (KKIPP) Padang kini resmi dideklarasikan.

KKIPP menjadi gerakan civil society global berbasis spirit kemanusiaan untuk membebaskan Palestina dari segala bentuk penjajahan demi terwujudnya peradaban dunia yang lebih baik.

Ketua KKIPP Padang, Aan Saputra mengatakan melalui KKIPP, berbagai elemen umat disatukan. 

Mulai dari tokoh masyarakat, ulama, komunitas, entitas pemerintah, hingga berbagai lembaga swadaya masyarakat, bergerak untuk memperjuangkan hak-hak warga Palestina dan membebaskan mereka dari belenggu rentetan masalah kemanusian.

Baca juga: Kecam Israel, Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Aksi Solidaritas untuk Palestina

Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Bukittinggi dan 8 Daerah Sumbar

Baca juga: Pemotor Ditemukan Meninggal Dunia di Padang, Dulu Juga Pernah Jatuh Tak Jauh dari Lokasi yang Sama

Menurutnya, Palestina telah terbelenggu krisis kemanusian selama berpuluh-puluh tahun sejak Israel datang dan menjajah. 

Mulai dari permasalahan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga tempat tinggal mencekik warga Palestina setiap hari. 

"Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terus menerus, baik oleh dunia internasional maupun oleh bangsa Indonesia yang secara konstitusi menentang penjajahan," kata Aan Saputra.

KKIPP berpandangan, pelanggaran dan penghinaan atas nilai-nilai kemanusiaan di Palestina harus segera dihentikan demi perdamaian dunia. 

Lebih lanjut, Aan Saputra menegaskan, tragedi kemanusiaan yang menimpa Palestina, terutama yang terjadi pada hari-hari terakhir di bulan Ramadan sungguh tidak manusiawi. 

Jika tragedi kemanusian ini terus berlanjut, menurut Aan Saputra, bukan tidak mungkin peradaban di Palestina akan hilang. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved