Breaking News:

Kampungnya Sering Banjir, Tokoh Masyarakat Tapan Pesisir Selatan Mengadu ke Gubernur Sumbar

Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan Kabupaten Pesisir Selatan mengadu ke Gubernur Sumbar

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan mengadu ke Gubernur Sumbar, Kamis (27/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul) Tapan Kabupaten Pesisir Selatan mengadu ke Gubernur Sumbar, Kamis (27/5/2021) sore.

Mereka mengadukan persoalan kampung mereka yang terendam banjir hampir tiap hari.

Banjir terparah yang dialami warga Tapan terjadi pada 11-16 Mei lalu.

Baca juga: Jembatan di Tapan Pesisir Selatan Rusak Diterjang Banjir, Akses Jalan Antar Nagari Putus

Pasalnya, banjir membuat sebagian rumah warga rusak.

"Kami memang menginginkan adanya tanggap darurat, karena memang ini bukan soal banjir lagi."

"Akan tetapi aliran batang Tapan sekarang telah beralih dan masuk ke perkampungan masyarakat yang melintasi nagari Binjai Tapan dan Nagari Kampung Tengah Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu," jelas seorang tokoh masyarakat Cendra Hardi Nurba.

Akibatnya bilamana debit air bertambah, secara otomatis merendam rumah masyarakat di bantaran sungai yang telah masuk ke perkampungan.

Baca juga: Jembatan Rusak di Rahul Tapan Pessel Memakan Korban, Abdul Kadir Kini Dirawat di Rumah Sakit

Pihaknya berharap dengan bertemu dan mengadu ke Gubernur Sumbar bisa meredam kegelisahan yang masyarakat.

"Banjir ini berulang-ulang dan terjadi hampir setiap hari. Paling parah 11-16 Mei 2021. Rutin itu tiga pekan belakangan," ujar Cendra.

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved