Breaking News:

Mengenal Rumah Ladu Ongga Kota Pariaman, Tetap Masak Pakai Kayu Bakar hingga Produksi 150 Kg/pekan

Rumah Ladu Ongga adalah salah satu produsen ladu yang memasak dengan cara-cara tradisional.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Ladu atau Arai Pinang adalah satu dari sekian banyak kuliner khas Pariaman.

Ladu biasa dihidangkan saat hari raya Idul Fitri dan juga cemilan penyambut tamu di rumah masyarakat.

Pantauan TribunPadang.com, saat ini di Pariaman cukup banyak kedai oleh-oleh yang memproduksi ladu.

Kedai-kedai tersebut banyak ditemui di Kelurahan Kampung Perak, Kota Pariaman.

Baca juga: Selama Libur Lebaran Kota Pariaman Dikunjungi 38.313 Wisatawan, Raup Rp 250 Juta untuk PAD

Baca juga: Pedagang Sala Lauak di Pasar Nanggalo Kota Padang Laris Manis, Raup Omzet Rp 600 Ribu Sehari

Dari sekian banyak kedai/toko oleh-oleh yang memproduksi ladu, Rumah Ladu Ongga adalah salah satu produsen ladu yang memasak dengan cara-cara tradisional.

TribunPadang.com melihat langsung proses memasak ladu di dapur Rumah Ladu Ongga.

Pemilik Rumah Ladu Ongga, Arizal (58) menjelaskan bahwa ladu atau Arai Pinang adalah keripik khas Pariaman.

Usaha ladu tersebut sudah ia mulai sejak tahun 2005.

Ladu hasil produksi Rumah Ladu Ongga, Kota Pariaman, Minggu (23/5/2021). Rumah ladu Ongga tetap mempertahankan cara tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memasak kripik khas Pariamah tersebut.
Ladu hasil produksi Rumah Ladu Ongga, Kota Pariaman, Minggu (23/5/2021). Rumah ladu Ongga tetap mempertahankan cara tradisional menggunakan tungku dan kayu bakar untuk memasak kripik khas Pariamah tersebut. (TribunPadang.com/WahyuBahar)

Kata dia, ladu yang ia produksi berbeda dengan kedai-kedai lainnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved