Breaking News:

Tak Ada Pos Penyekatan di Padang, Hanya Ada 10 Pos di Keramaian, Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Tak Ada Posko Penyekatan di Padang, Kapolresta: Hanya Ada 10 Pos di Keramaian Fokus Tindak Pelanggar Protokol Kesehatan

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
TribunPadang.com/reziazwar
Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Polresta Padang mendirikan sebanyak 6 pos pengamanan (Pospam) dan 4 pos pelayanan (Posyan) jelang lebaran Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, mengatakan pihaknya fokus melakukan penindakan terhadap masyarakat yang melanggar protokol kesehatan.

Di wilayah Kota Padang tidak ada didirikan pos penyekatan maupun penyekatan untuk masyarakat yang akan masuk.

Baca juga: Soal Mudik Lokal Se-Sumbar, Heri: Berdasarkan Statement Gubernur dan Wagub, tidak Ada Pembatasan

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik Diberlakukan, Situasi di BIM Sepi dan Petugas Siaga di Posko Monitoring

Penyekatan hanya dilaksanakan di wilayah perbatasan Provinsi Sumatera Barat.

"Kalau untuk di Kota Padang, kami mengantisipasi kerumunan. Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Walikota Padang," ujarnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan rapat koordinasi tersebut didapati keputusan bahwa tempat wisata, restoran, dan cafe untuk beraktivitas sampai pukul 22.00 WIB.

"Kemudian, kami dari Polresta Padang mendirikan 10 pos, yaitu pos pengamanan ada 6 dan pos pelayanan ada 4," sebutnya.

Dikatakannya, pos didirikan di lokasi rawan terjadinya keramaian di Kota Padang.

"Kita fokus melakukan penindakan protokol kesehatan terhadap masyarakat yang akan datang ke Kota Padang," sebutnya.

Baca juga: Taman Jam Gadang di Kota Bukittinggi Dipagari, Antisipasi Kerumunan Hingga H+7 Lebaran

Baca juga: Terminal Tanjung Priok Tutup Sementara, Mulai Hari Ini hingga Larangan Mudik Lebaran Selesai 

Dijelaskannya, pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang tahun 2021 akan menurunkan petugas sebanyak 250 personel.

"Untuk Yustisi ada petugas sebanyak 220 personel. Setiap pelaksaan kegiatan Yustisi, kita dibantu okeh Kodim, Damkar, Dishub dan elemen masyarakt lainnya," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved