Breaking News:

Ketua Satgas Covid-19 Sebut Mudik Lokal Dilarang, Wagub Sumbar: Kita Tunggu Hitam di Atas Putih

Ketua Satgas Covid-19 Nasional Sebut Mudik Lokal Dilarang, Wagub Sumbar: Kita Tunggu Hitam di Atas Putihnya

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, saat diwawancara wartawan, Rabu (5/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Nasional Doni Monardo menyatakan bahwa selain mudik antar provinsi, mudik lokal juga dilarang. 

Wagub Sumbar Audy Joinaldy menyatakan soal larangan mudik lokal saat ini baru sebatas lisan dari Kepala BNPB.

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), kata dia, saat ini masih menunggu arahan lebih lanjut terkait itu.

Baca juga: Terkait SE Mendagri - Program Singgah Sahur Gubernur Sumbar, Audy: Nanti Kita Saling Mengingatkan

Baca juga: Soal Larangan Mudik 2021, Wagub Sumbar: Selama NKRI, Kita Ikuti Anjuran Pusat

"Itu kan baru statement Pak Doni, nanti kita tunggu hitam di atas putihnya dari pemerintah pusat, edarannya, perintahnya, seperti kayak SE dari Pak Tito kemarin," terang Audy.

Audy menegaskan yang jelas Pemprov Sumbar tidak akan membuat kebijakan lokal.

Di sisi lain, berkaca dari peningkatan kasus di Malaysia menyentuh angka 2 sampai 3 ribu sehari.

Menurut Audy, kemungkinan besar hal itu terjadi karena ada pembiaran masalah mudik.

"Ini yang dikhawatirkan pemerintah, jadi kita tunggulah, satu dua hari lagi ada lagi edaran yang akan dikeluarkan," tambah Audy. 

Baca juga: Larangan Mudik 2021 - Tim Gabungan Lakukan, Penjagaan Ketat di Perbatasan Masuk Sumbar

Baca juga: Mudik Dilarang 6-17 Mei, Siapa yang Boleh Lakukan Perjalanan di Bandara Internasional Minangkabau?

Larangan mudik akan berlaku mulai besok, Kamis (6/5/2021). 

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, arahan terbaru dari kepala BNPB tidak diperbolehkan mudik antar provinsi.

"Kita selama NKRI, kita ikuti anjuran dari pusat, tapi nanti pasti ada pengumuman resmi dari pemerintah," kata Audy, Rabu (5/5/2021).

Sejauh ini, kata Audy, hasil komunikasi dengan Polda Sumbar, sudah ada penyekatan dan penjagaan di 7 titik.

Sementara, untuk yang mudik lokal mesti dibicarakan lagi karena lebih sulit melakukan pengawasannya.

"Kita berharap kalau kita berhasil menyekat 7 titik orang bisa masuk ke Sumbar ini, maka dalam Provinsi Sumbar lebih aman, kalau gak salah, per besok pesawat sudah tidak ada," tegas Audy. (*)
 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved