Breaking News:

Mensos Risma Lapor ke KPK, 21 Juta Data Ganda Penerima Bansos Covid-19 Dinonaktifkan

Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini menyatakan telah menonaktifkan 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos) Covid

Editor: Emil Mahmud
(KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)
Mensos RI, Tri Rismaharini 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI) Tri Rismaharini menyatakan telah menonaktifkan 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Laporan tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyampaikan progres pemutakhiran data penerima bantuan dari Kementerian Sosial.

"Sesuai janji saya, April, kami bisa menyelesaikan perbaikan datanya dan hasilnya adalah kemarin sudah saya sampaikan 21,156 juta atau 21,158 juta data (penerima bansos, red) itu ganda dan sudah kami tidurkan," ucap Risma dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (30/4/2021).

Politikus PDIP itu kemudian meminta kepala daerah memberi usulan penerima bansos tambahan.

Hasilnya, hanya ada 5 juta data yang diusulkan.

"Namun ada beberapa daerah yaitu Papua, NTT (Nusa Tenggara Timur), dan ada beberapa daerah, ada enam itu kita tidak bisa letterlijk (tetap) sekali dengan data kependudukan karena kondisi situasional," katanya.

"Kita terus menerus-menerus menyempurnakan data termasuk dari suku-suku dalam hutan," lanjut eks Wali Kota Surabaya itu.

Baca juga: Atasi Dampak Pandemi Covid-19, Mensos Risma Ajak Pekerja Sosial Ambil Peran

Baca juga: Mensos RI Tri Rismaharini Baru Dilantik, Ketahui Ini Tugas Pertama dari Presiden Jokowi

Lebih lanjut, dia mengatakan, pemutakhiran data penerima bantuan sosial memang penting sebab masuk ke dalam Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan Korupsi KPK.

"Sehingga konsen kami untuk segera memperbaiki data karena (hal ini, red) menyangkut pada keakuratan terutama pendistribusian bansos," katanya.

Baca juga: Mensos Risma Pastikan Keluarga Awak KRI Nanggala 402 Dapat Pendampingan Psikososial

Menanggapi Risma, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan data ini berpengaruh pada akurasi penyaluran bantuan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved