Jembatan Titian Panjang di Kayu Tanam Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Jembatan Titian Panjang di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali dibuka dan mulai difungsikan.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
istimewa
Jembatan Titian Panjang di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali dibuka dan mulai difungsikan. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jembatan Titian Panjang di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) kembali dibuka dan mulai difungsikan.

Jembatan yang menghubungkan Padang-Bukittinggi itu mulai bisa difungsikan setelah proses penggantian selesai.

Selama proses pengerjaan kontruksi jembatan, pengguna jalan lintas dari Padang menuju Padang Panjang - Bukittinggi - Batusangkar dan sebaliknya, melewati jembatan sementara.

Baca juga: Jembatan Titian Panjang Kayu Tanam Diganti Mulai Besok, Pengendara Harus Lewat Jembatan Darurat

Baca juga: Ada Penggantian Jembatan Titian Panjang Kayu Tanam, Akses Padang-Bukittinggi Lewat Jembatan Darurat

"Jembatan Titian Panjang sudah bisa dilewati kendaraan," kata Pejabat Pembuat Komitmen 1.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional I Sumbar, Reni Marlisa saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).

Reni Marlisa juga menambahkan, semula penggantian jembatan memang ditargetkan rampung sebelum lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah dengan kontrak proyek yang akan berakhir pada 30 April 2021. 

Nyatanya dapat selesai lebih awal sehingga mampu memperlancar arus lalu lintas yang sebelumnya sempat dialihkan ke jembatan darurat (bailey). 

"Kontraknya belum berakhir, tinggal mengecat dan lain sebagainya tapi sudah bisa dilewati," tambah Reni Marlisa.

Dari foto yang dikirim Reni Marlisa, suasana baru tampak hadir di Jembatan titian panjang di Kayu Tanam.

Pada sisi kiri dan kanan jembatan dihiasi lampu penerangan dengan tiang berwarna merah, hitam dan kuning.

Puncak tiang dibuat berbentuk atap rumah adat Minangkabau yang unik. 

Atap rumah yang disebut atap bergonjong ini menjadi simbol identitas masyarakat Minangkabau. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved