Breaking News:

PascaTenggelamnya KRI Nanggala-402, AS dan Inggris Susul Negara Sahabat Ucapkan Belasungkawa

Dua negara sahabat Amerika Serikat (AS) dan Inggris turut mengucapkan belasungkawa atas tragedi kapal selam KRI Nanggala-402

Editor: Emil Mahmud
CYPRIANUS ANTO SAPTOWALYONO
Kapal selam KRI Nanggala-402 berlayar mendekati dermaga Indah Kiat di Kota Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA — Dua negara sahabat Amerika Serikat (AS) dan Inggris turut mengucapkan belasungkawa atas tragedi kapal selam KRI Nanggala-402.

Sebagaimana diketahui, kapal selam KRI Nanggala 402, tenggelam di  perairan utara Pulau Bali, Indonesia hingga 53 awaknya dinyatakan gugur.

Ucapan belasungkawa itu disampaikan melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta, baru-baru ini.

AS mengucapkan dukacita mendalam bagi Indonesia, khususnya 53 awak kapal KRI Nanggala-402 dan keluarga mereka yang berduka atas tragedi yang terjadi Rabu pekan lalu.

“Kami mengucapkan duka cita yang mendalam bagi para awak kapal beserta keluarga mereka dan rakyat Indonesia. Sebagai sahabat, merupakan kehormatan bagi kami dapat membantu upaya TNI dalam pencarian kapal selam KRI Nanggala 402,” ucap Kedubes AS di Jakarta melalui Twitter  @usembassyjkt, seperti dikutip Tribunnews.com, Senin (26/4/2021).

Inggris juga menyampaikan ucapan serupa.  Menteri urusan Asia Kementerian Luar Negeri Inggris Nigel Adams mengucapkan duka mendalam atas tenggelamnya KRI Nanggala-402.

Kapal penyelamat kapal selam milik Singapura MV Swift Rescue. Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen menulis di Facebook bahwa kapal MV Swift Rescue dikerahkan pada Rabu (21/4/2021) untuk membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402.
Kapal penyelamat kapal selam milik Singapura MV Swift Rescue. Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen menulis di Facebook bahwa kapal MV Swift Rescue dikerahkan pada Rabu (21/4/2021) untuk membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402. (TWITTER @Ng_Eng_Hen via Kompas.com)

“Kami turut berduka atas semua awak kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang di Indonesia dan keluarga mereka @Menlu RI. Pemindaian yang dilakukan tim pencari menemukan puing-puing kapal selam yang hilang” ucap Adams, dalam akun Twitternya @nadams.

Sebelumnya,  Perdana Menteri Australia Scott Morrison dinatara pemimpin dunia mengucapkan belasungkawa mendalam atas tragedi yang terjadi di  perairan utara Bali.

Kantor berita Sky News Australia, Senin (26/4/2021) melaporkan Perdana Menteri Scott Morrison telah menghubungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak lama setelah pengumuman KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam dan semua awaknya gugur.

PM Scott Morrison mengucapkan “Simpati terdalam kepada Presiden Indonesia atas hilangnya kapal selam angkatan laut KRI Nanggala.”

Baca juga: Balap Liar, 200 Sepeda Motor Diamankan Polresta Padang Selama Ramadan 2021

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved