Siapa Vantri Julian, Rekrutan Pertama Semen Padang FC untuk E-sport SPFC?

Membela Semen Padang Fc Harga Mati, Walau Tidak Menjadi Pesepak Bola, Vantri Julian Pilih Jalur E-Sport Untuk Mewujudkan Citanya

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
istimewa
Vantri Julian jadi rekrutan pertama tim e-sport SPFC 

Kesukaannya bermain PS membuat Ventri tidak putus asa untuk terus berjuang di jalur itu, alhasil pada tahun 2018 ia mengikuti seleksi Kejuaraan Daerah untuk mewakili Sumatera Barat.

“Untuk skala nasional ini adalah pembuka jalan saya, walaupun pada saat seleksi saya mendapati beberapa peraturan yang janggal,” terang Vantri.

Debut pertama Vantri untuk tingkat nasional ternya masih belum berjalan mulus, ia tersingkir pada fase gugur setelah melewati fase grup di Kejurda Liga 1 tahun 2018. 

“Walaupun masih belum tampil maksimal, namun saya banyak memetik pelajaran dari turnamen nasional pertama saya itu,” kenangnya.

Pada tahun 2019 Vantri yang masih belum mendapat restu penuh dari orang tuanya untuk menjadi pemain e-sport malah ia buktikan ketika bisa ikut turnamen internasional.

“Dulu orang tua masih ragu dengan pilihan saya, malah mereka bilang apolah karajo mode tu? (Kerja apa itu),”katanya sambil mencontohkan. 

Keraguan orang tua Vantri terjawab ketika anaknya sering muncul dan terdengar di televisi. 

“Pada saat itu orang tua saya mulai yakin dan mensuport anaknya,” kata Vantri. 

Pemuda yang baru bisa membeli PS 4 pada tahun 2019 ini mengaku bahwa melalui perjalanan karinya itu akhirnya ia bisa dilirik untuk menjadi pemain SPFC e-sport pertama untuk divisi PES. 

“Rasanya susah sekali untuk saya jelaskan, membela Semen Padang FC adalah mimpi saya bagaimanapun saya pasti sangat senang,” paparnya.

Vantri mengaku tidak ada kata lain yang bisa ia sampaikan selain syukur, walaupun tidak bisa menjadi pemain sepak bola SPFC sekarang ia masih tetap bisa membela SPFC dengan menjadi pemain e-sport.

“Kalau banyak teman bilang pada saya, akhirnya cita-cita saya tercapai itu sangat benar sekali walaupun bukan menjadi pemain sepak bola,” jelas pemuda yang menghabiskan 4-8 jam waktunya untuk berlatih itu. 

Ia juga memasang target juara untuk debut pertamanya di SPFC ini. 

“Saya tidak muluk-muluk, saya hanya ingin menjadi orang pertama yang meraih prestasi di bidang e-sport untuk Semen Padang FC,” katanya.

Vantri juga berpesan bahwa saat ini Semen Padang FC sedang membutuhkan putra-putri ranah minang lainnya untuk bisa membantu tim e-sport SPFC

“Untuk seluruh Putra-putri ranah minang yang berprestasi dibidang e-sport tidak usah takut lagi, untuk yang sedang merintis untuk menjadi pemain e-sport juga jangan berhenti untuk berusaha,” pesannya. 

Ia membeberkan bahwa SPFC sedang memasang program jangka panjang untuk bidang e-sport ini, jadi bagi putra putri ranah minang harus segera mempersiapkan diri.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved