Breaking News:

Wagub Sumbar Safari Ramadan di Masjid Jami' Aia Botuang, Pasaman Barat Daerah Produksi Pangan

Wagub Sumbar Safari Ramadan di Masjid Jami' Aia Botuang, Pasbar Daerah Produksi Pangan

istimewa
Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy bersama tim safari ramadan Provinsi Sumbar mengunjungi Masjid Jami' Aia Botuang Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNPADANG.COM- Pasaman Barat akan menjadi food estate atau daerah lumbung pangan dengan target 7 ribu hektar lebih. 

Jagung menjadi salah satu produksi yang andalan sehingga Pasaman Barat akan menjadi sentral jagung. 

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy yang datang bersama tim safari ramadan Provinsi Sumbar saat mengunjungi Masjid Jami' Aia Botuang Jorong Kemajuan, Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Kunjungi Pariaman dan Diajak Shalat di Masjid Raya Pauh, Tim Safari Ramadan Sumbar Akui Terkesan 

Baca juga: Sumatera Barat Masuk Daerah yang Terapkan PPKM Mikro Mulai 20 April hingga 3 Mei 2021

Sumatera Barat, lanjut Wagub, harus meningkatkan sektor pertanian sebagai salah satu faktor pendorong ekonomi. 

Khusus Pasaman Barat, selain sektor pertanian seperti Jagung, produk andalan lainnya yang bisa dikembangkan adalah peternakan sapi. 

Tentunya, akan disupport penuh oleh pemerintah Sumbar maupun pemerintah pusat.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Pasbar Risnawanto, Kepala Dinas Pertanian Sumbar Syafrizal, Kepala Bagian Biro Bintal dan rombongan di sambut baik oleh Camat Talamau Nur Fauziah Zein dan Tokoh masyarakat serta jamaah masjid jami' Aia Batuang Jorong Kemajuan.

Wakil Gubernur juga mengungkapkan rasa syukurnya, karena pertama kalinya memimpin Tim Safari Ramadan Provinsi Sumatera Barat dapat melaksanakan Safari Ramadan di Pasaman Barat.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Dorong Seniman Sumatera Barat, Berperan Menjadi Perekat Bangsa

"Untuk menjalin hubungan silaturahmi antara pemerintah provinsi dengan Kabupaten Pasaman Barat khususnya dengan masyarakat Nagari Sinuruik, sehingga menjadi satu kekuatan dalam rangka membangun Sumbar lebih baik kedepan," kata Wagub.

Tidak hanya itu atas nama pemerintah provinsi Wagub Sumbar juga mengajak seluruh jajaran pemerintah kabupaten dan masyarakat agar bersama menekan angka positivity rate Covid-19, karena beberapa Minggu belakangan ini di Sumbar tertinggi sepanjang sejarah covid bahkan sudah menyentuh angka 21 persen.

"Maka dari itu keputusan mudik dilarang, tidak boleh berkumpul, demi menjaga agar tidak terjadi kenaikan lebih tinggi lagi kasus terkonfirmasi Covid-19. Kalau Corona makin tinggi pasti ekonomi makin sulit, makin rendah dan beban negara, beban pemerintah makin sulit," sebutnya.

"Inilah yang menjadi perhatian kita bersama, kalau bicara Pasaman Barat saat ini cukup baik masih zona aman, lanjutnya.

Pada saat yang sama Wagub mewakili Pemerintah Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan untuk pembangunan masjid, berupa bantuan rumah hibah sebesar 20 juta rupiah dan juga kain sarung sebanyak 100 lembar.

Selain itu juga ada dari pemerintah kabupaten Pasaman barat sebesar 10 juta rupiah jadi totalnya sebanyak 30 juta rupiah, ini merupakan petunjuk dan rezeki dari Allah SWT," kata Wagub.

"Mudah-mudahan dapat dipergunakan dengan sebaiknya dan kain sarung ini agar dapat dibagikan kepada yang berhak, semoga kunjungan ini tidak menjadi kunjungan terakhir, namun merupakan kunjungan yang menjalin komunikasi dengan baik bersama terutama dengan Bupati Pasaman Barat, dan wakil bupati," harapnya. (rls)

Editor: afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved