Breaking News:

DJPb Beberkan Realisasi APBN 2021 Triwulan 1 di Sumbar, Belanja Negara Capai Rp 6,32 Triliun

Realisasi APBN sampai dengan 31 Maret 2021 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan pendapatan negara mencapai Rp1,38 triliun (21,98 persen dar

TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Heru Pudyo Nugroho (tengah) dalam konferensi pers terkait Realisasi Pelaksanaan APBN Triwulan I Tahun 2021 Sumbar, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Realisasi APBN sampai dengan 31 Maret 2021 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan pendapatan negara mencapai Rp1,38 triliun (21,98 persen dari target).

Di sisi lain, realisasi belanja negara mencapai Rp6,32 triliun (20,29 persen dari pagu).

"Saya kira ini sudah cukup bagus karena target nasional hanya 15 persen. Kita sudah sampai 20,29 persen," kata Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sumbar, Heru Pudyo Nugroho dalam konferensi pers terkait Realisasi Pelaksanaan APBN Triwulan I Tahun 2021 Sumbar, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Padang Selasa 20 April 2021, Emas Antam Naik Rp 2.000 per Gram

Dia merincikan, realisasi pendapatan di Provinsi Sumbar mencapai Rp 1,38 T terdiri atas penerimaan perpajakan Rp 1,03 triliun dan PNBP sebesar Rp 0,35 triliun.

Menurut dia, realisasi penerimaan pajak secara nominal didukung utamanya oleh penerimaan pajak dalam negeri yang terealisasi sebesar Rp 676,25 miliar (14,49 persen dari target tahun 2021) dan pajak perdagangan internasional (Bea Masuk dan Bea Keluar) sebesar Rp353,27 miliar.

Sementara, realisasi belanja negara sampai dengan akhir Maret 2021 mencapai Rp 6,32 triliun terdiri atas belanja pemerintah pusat sebesar Rp 1,75 triliun (15,91 persen dari pagu) dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 4,57 triliun (22,69 persen dari pagu).

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Sumbar Sisa 1.645 Orang, Sembuh 31.834, Meninggal 747, Ini Sebarannya

Heru menyampaikan, persentase penyerapan belanja pemerintah pusat tumbuh 1,30 persen dibandingkan dengan periode Triwulan I TA 2020 (YoY).

"Kinerja realisasi pada Triwulan I TA 2021 masih bertumpu pada capaian penyerapan belanja pegawai," tambah Heru.

Selanjutnya, ia menyatakan, pertumbuhan persentase penyerapan pada periode ini didorong oleh kebijakan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran TA 2021 yang sudah dicanangkan dari Desember 2020.

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved