Breaking News:

Positivity Rate Covid-19 Sumbar Capai 16 Persen, dr Andani: Ini Sangat Mengerikan & Harus Diwaspadai

Positivity Rate Covid-19 Sumbar Capai 16 Persen, Dokter Andani: Ini Sangat Mengerikan dan Harus Diwaspadai

TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
dr Andani Eka Putra. 

Belum lagi, lanjut Andani, jika diperhatikan kemampuan rumah sakit untuk menangani pasien Covid-19 tidak siap dan belum optimal.

Hal itu bisa dilihat dari RSUP M Djamil, RS Unand, RSUD Pasaman Barat, dan Achmad Mochtar Bukittinggi.

Begitu juga dengan rumah sakit lain, tidak optimal menggunakan ventilator bahkan tidak menggunakan ventilator sama sekali.

"Umumnya, rujukan-rujukan pasien Covid-19 mengalami gejala berat, ini jelas berisiko terhadap kematian," tutur Andani dalam diskusi online Kawal Covid-19 Sumbar, Minggu (18/4/2021) malam.

Selanjutnya Andani mengungkapkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksin juga rendah.

Selain itu, tidak ada jaminan bahwa yang sudah divaksin akan aman.

Data dari RSUP M Djamil, kata dia, ada banyak kasus orang yang sudah divaksin masih terkonfirmasi positif baru.

"Ini harus diperhatikan. Vaksin itu bagian upaya atau ikhtiar, paling tidak vaksin bisa melindungi dari kondisi berat, mendapatkan gejala ringan saja," jelas Andani.

Ditegaskan Andani, ada hal-hal yang sangat mencemaskan melihat kondisi perkembangan Covid-19 di Sumbar.

Dimana saat Ramadan, kebiasaan masyarakat berbuka bersama dan pesantren ramadan yang berbeda jauh dengan yang ditemukan pada 2020, yang  pada masa itu kasus masih sedikit.

Halaman
1234
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved