Breaking News:

Dua Alasan Kepala BNPB Doni Monardo ke Sumbar, Ungkap soal Ancaman Gempa dan Tsunami

Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkap alasannya berkunjung ke Sumbar, Rabu (14/4/2021).

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Kepala BNPB Doni Monardo (kanan) saat melihat penanaman hutan pantai, Rabu (14/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala BNPB sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkap alasannya berkunjung ke Sumbar, Rabu (14/4/2021).

Ia mengungkapkan, berkunjung ke Sumbar dalam rangka evaluasi penanganan covid-19.

"Sejak covid-19 terjadi Maret 2020 lalu, saya tidak pernah berkunjung ke Sumbar," kata Doni Monardo saat diwawancarai wartawan di VVIP BIM, Rabu sore.

Baca juga: Perantau Minang Diminta Tidak Pulang Kampung, Doni Monardo: Basaba Wak Dulu, Yo Basaba

Doni menyatakan hingga saat ini persentase masyarakat dalam vaksinasi masih belum optimal.

Meski hal itu kewenangan Menteri Kesehatan, lanjutnya, Satgas Covid-19 sifatnya memback-up.

"Jika belum maksimal, tentu harus diingatkan bahwasanya vaksin merupakan program yang sangat baik dan strategis dalam rangka upaya meminimalkan risiko covid-19," tutur Doni.

Doni menegaskan Covid-19 adalah wabah yang membahayakan.

Baca juga: Kemendikbud: Mata Kuliah Bahasa Indonesia dan Pancasila, Tetap Wajib di Jenjang Pendidikan Tinggi

Dia mengatakan dirinya sudah pernah merasakan betapa ganasnya covid-19.

"Kalau terlambat dirawat, maka risikonya adalah kematian. Jangan anggap enteng Covid," tegas Doni

Walaupun sekarang di banyak provinsi jumlah kasus mengalami penurunan, menurutnya covid-19 masih ada dan belum hilang.

Justru di beberapa negara mengalami peningkatan yang luar biasa.

Baca juga: Persija vs PSM Makassar - Alfath Fathier Panaskan Persaingan Bek Kiri Macan Kemayoran

Bahkan WHO menyampaikan dunia saat ini menghadapi pandemi yang relatif lebih mengkhawatirkan, padahal vaksin sudah ditemukan.

"Sebagian besar sudah mendapatkan vaksin, vaksin belum menjamin tetapi vaksin bisa membantu mengurangi risiko," terang Doni Monardo.

Doni Monardo juga mengungkapkan alasan lainnya ke Sumbar yakni melakukan evaluasi tentang kesiapsiagaan warga Sumbar bersama Pemda Provinsi, kabupaten dan kota yang berada di sepanjang pantai barat Sumatera.

Hal itu dilakukan semata-mata agar lebih siap mengantisipasi potensi ancaman bencana utamanya gempa dan tsunami.

"Termasuk tentunya ancaman siklon tropis yang juga melanda beberapa daerah di Indonesia Timur," tutur Doni. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved