Breaking News:

Corona Sumbar

Positivity Rate Covid-19 Sumbar Perlahan Naik, Wagub Audy Joinaldy: Jangan Sampai Lengah

Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi menyampaikan, hingga kemarin jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 1.489 orang.

Diskominfo Sumbar
Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Arry Yuswandi menyampaikan, hingga kemarin jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) mencapai 1.489 orang.

Sementara angka positivity rate atau rasio positif harian kasus virus corona (Covid-19) mulai mengalami kenaikan.

Arry menyampaikan positivity rate Sumbar ialah 7,88 persen.

Baca juga: UPDATE Corona Sumbar 12 April 2021 Pagi, Sudah 33.069 Warga Terinfeksi Covid-19, Ini Sebarannya

"Hal itu terjadi peningkatan yang secara perlahan tapi pasti. Ini kondisi kita di Sumbar," ungkap Arry Yuswandi, Senin (12/4/2021).

Arry menambahkan, hasil evaluasi zonasi per 10 April 2021 juga menunjukan Sumbar kembali berada pada zonasi oranye dengan rincian 9 kabupaten kota kuning, 9 zona oranye dan satu zona merah.

Menurutnya, ketika sudah ada daerah yang masuk zona merah, itu berarti kewaspadaan perlu ditingkatkan.

Di sisi lain, Arry juga menyampaikan ketika terjadi kasus positif itu idealnya dalam dua kali 24 jam dan paling lama 72 jam, semua kasus kontak erat sudah dilakukan testing.

Baca juga: Update Zonasi Covid-19 Sumbar, Lima Puluh Kota  Masuk Zona Merah, Zona Oranye Covid Menurun

Namun kondisinya hari ini, testing rate menurun.

"Tentunya ketika melakukan penguatan-penguatan kembali, insya Allah kasus bisa segera dikendalikan," ujar Arry.

Terkait Kabupaten Lima Puluh Kota yang masuk zona merah, sesuai pedoman yang ada, menurut Arry sudah bisa menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di nagari atau desa yang memang terjadi klaster penularan covid-19.

Baca juga: Sudah 32.440 Warga Terinfeksi Covid-19 di Sumbar hingga 8 April 2021, Ini Sebarannya

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar menyimpulkan Sumbar yang sebelumnya bisa dikatakan positivity rate-nya rendah, sekarang sudah mulai tinggi.

Bahkan sekolah sudah muncul sebagai klaster baru, ditandai dengan 57 siswa SMA 1 Sumbar yang positif Covid-19 baru-baru ini.

Menurut Audy, yang dikhawatirkan ialah covid-19 justru masuk ke jorong, nagari atau kampung.

"Oleh karena itu, jangan sampai lengah ke depannya. Untuk seluruh kabupaten kota, pengawasan yang utama," tegas Audy. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved