Breaking News:

Tiga Kategori Jamaah yang Diizinkan ke Kota Suci Selama Ramadhan, Catat Aturan Baru Umrah

PIHAK Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan, ada tiga kategori jemaah yang boleh menjalankan ibadah di Mekkah.

istimewa
Ilustrasi : ibadah haji 

PIHAK Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan dalam sebuah pernyataan, ada tiga kategori jemaah yang boleh menjalankan ibadah di Mekkah.

Penjelasan dari pihak berwenang Arab Saudi setelah merilis aturan baru terkait ibadah umrah selama Ramadhan, Senin (5/4/2021).

Dikutip dari Channel News Asia, tiga kategori tersebut yakni, mereka yang telah menerima dua dosis vaksin, dan orang-orang yang telah sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19).

Ilustrasi: Pasien Covid-19 di Indonesia


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Ini Tercatat Ada 176.433 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia, https://www.tribunnews.com/corona/2021/02/06/hari-ini-tercatat-ada-176433-kasus-aktif-covid-19-di-indonesia.
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
Ilustrasi: Pasien Covid-19 di Indonesia Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Ini Tercatat Ada 176.433 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia, https://www.tribunnews.com/corona/2021/02/06/hari-ini-tercatat-ada-176433-kasus-aktif-covid-19-di-indonesia. Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia Editor: Adi Suhendi (TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA)

Baca juga: Satgas Imbau Jamaah Umrah dan Penyelenggara Perhatikan Test dan Karantina, Upaya Cegah Covid-19

Kemudian, mereka yang telah disuntik vaksin dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya.

Hanya orang-orang itu yang berhak mendapatkan izin umrah serta menghadiri salat di Masjidil Haram di kota suci Mekkah.

Demikian pula untuk orang-orang yang ingin masuk ke Masjid Nabawi di kota suci Madinah.

Adapun aturan tersebut akan dimulai pada akhir bulan April 2021.

Hikmah Menunaikan Ibadah pada Bulan Ramadhan, Tak Sekadar Dekatkan Diri Kepada Allah SWT

Kementerian belum memutuskan berapa lama aturan itu akan berlangsung, apakah hanya selama Ramadhan atau hingga akhir tahun.

Namun, Kementerian berharap, dengan diberlakukannya kebijakan baru secara efektif dapat meningkatkan kapasitas operasional di Mekkah dan Madinah.

Lebih lanjut, pengumuman terkait aturan baru muncul setalah Raja Salman mengganti Menteri Haji dan Umrah pada bulan lalu.

Halaman
12
Penulis: Emil Mahmud
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved