Breaking News:

KSB Air Haji Barat Lakukan Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Kecamatan Rahul, Pesisir Selatan 

Kelompok Siaga Bencana (KSB) Air Haji Barat, Kabupaten Pesisir Selatan lakukan penggalangan dana untuk korban banjir Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul

ist
KSB Air Haji Barat Melakukan Penggalangan Dana untuk korban banjir Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul), kabupaten Pesisir Selatan 

Laporan Wartawa TribunPadang.com, Rahmat Panji 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kelompok Siaga Bencana (KSB) Air Haji Barat, Kabupaten Pesisir Selatan lakukan penggalangan dana untuk korban banjir di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Rahul).

KSB adalah kelompok siaga bencana yang dibentuk oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan pada tahun 2017.

Komandan Pos Bobi Nofriadi saat dihubungi via telepon oleh TribunPadang.com Senin (5/4/2021), mengatakan aksi penggalangan dana dimulai dari hari ini. 

Aksi penggalangan dana ini adalah inisiatif anggota KSB Air Haji Barat untuk membantu korban banjir Nagari Binjai dan Kampung Tengah Kecamatan Rahul.

Baca juga: Banjir dan Longsor Melanda NTT, 62 Orang Ditemukan Meninggal

Baca juga: UPDATE Berita Duka di Kabupaten Malaka, NTT: Ratusan Rumah Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Baca juga: UPDATE: 7 Korban Banjir Bandang dan Longsor di Adonara Hilang, 44 Korban Telah Ditemukan

Bobi mengatakan KSB Air Haji Barat melakukan penggalangan dana di jalan dan mendatangi rumah masyarakat.

“Para anggota KSB mendirikan posko di pinggir jalan serta meminta sumbangan langsung pada pengusaha sawit dan karet yang ada di daerah tersebut,” katanya.

Ia menambahkan KSB Air Haji Barat sebelumnya juga sudah melakukan hal serupa untuk bencana yang terjadi di Donggala dan Makasar beberapa tahun lalu,” ujarnya melalui saluran telepon. 

Bobi juga membeberkan bahwa keadaan banjir di Nagari Binjai dan Kampung Tangah pagi tadi sudah surut. 

“Menurut laporan kawan-kawan di Nagari Binjai dan Kampung Tengah pagi tadi air sudah surut, tapi kita tetap berharap bahwa masyarakat selalu waspada melihat kondisi cuaca yang tidak menentu,” imbuhnya.

Baca juga: Rilis BNPB: 41 Orang Meninggal, 7 Orang Hilang Jadi Korban Banjir Bandang Adonara Flores Timur

Baca juga: KISAH Ibu Muda Berjuang Demi Persalinan Bayinya, Dibantu Tim Evakuasi Banjir di Rahul Tapan Pessel

Baca juga: Pipa PDAM Putus Akibat Banjir di Pesisir Selatan, Warga Ranah Ampek Hulu Kesulitan Dapat Air Bersih

Halaman
12
Penulis: Panji Rahmat
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved