Breaking News:

UPDATE Berita Duka di Kabupaten Malaka, NTT: Ratusan Rumah Terendam Banjir Hingga 1,5 Meter

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan Banjir dipicu oleh hujan intensitas tinggi.

Syafika Lamawuran untuk Pos Kupang
Ilustrasi: Kondisi pascabanjir bandang di Waiwerang di Koramil Flotim serta hal serupa juga terjadi terhadap sejumlah rumah warga akibat banjir bandang di kecamatan Adonara Timur dan Ile Boleng Flores Timur, Minggu (4/4/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan Banjir dipicu oleh hujan intensitas tinggi.

Menurutnya, akibatnya terjangan banjir pun melanda wilayah Kabupaten Malaka di Nusa Tenggara Timur atau NTT pada Minggu (4/4/2021). 

"Hujan menyebabkan  debit air Sungai Benenai meluap," katanya dalam keterangan tertulis, Minggu, (4/4/2021).

Sejumlah wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Malaka adalah Kecamatan Malaka Tengah (Desa Naimana, Fahiluka, Kawalu, Railor, Bereliku), Kecamatan Malaka Barat (Desa Motaain, Oan Mane, Sukun, Fafoe, Lasaen, Umatoos, Rabasa, Rabasa Haerain, Loofoun, Maktihan, Naas, Motaulun), Kecamatan Weliman (Desa Forekmodok, Lamudur, Wederok dan Kleseleon), Kecamatan Wewiku (Desa Halibasar) dan Kecamatan Kobalima (Desa Lalekun Barat)

"Dampak banjir berupa ratusan rumah terendam dengan ketinggian air hingga 1,5 meter," katanya.

Baca juga: UPDATE: 7 Korban Banjir Bandang dan Longsor di Adonara Hilang, 44 Korban Telah Ditemukan

Menurutnya TRC BPBD Kabupaten Malaka telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan bersama tim gabungan melakukan evakuasi. 

Di samping itu, BPBD menggerakkan tangki air dan tangki pemerintah kecamatan untuk pelayanan air bersih.

"Banjir mengakibatkan jembatan penghubung kantor BPBD dengan ibukota Kabupaten Malaka terputus," pungkasnya.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ratusan Rumah Terendam Banjir 1,5 Meter di Kabupaten Malaka, NTT

Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved