Breaking News:

Citizen Journalism

Diskusi Komunitas Literasi Lapak Baca Pojok Harapan, Benang Merah Silang-sengkarut Persoalan Fakta

KOMUNITAS Literasi Lapak Baca Pojok Harapan bekerja sama dengan HMI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) mengadakan kegiatan diskusi berte

ISTIMEWA/DOK.HUMAS LAPAK BACA POJOK HARAPAN
Dua nara sumber Emil Mahmudsyah, jurnalis senior (kiri) bersama Arfitriati, Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebelah kanan, yang ditengahi oleh Moderator Edo Sepraja saat diskusi bersama Komunitas Literasi Lapak Baca Pojok Harapan, seusai menyampaikan materi diskusi pada Sabtu (3/4/2021) di Cafe Aero Limau Manis Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 

Oleh: Mita Handayani, Anggota Komunitas Literasi Lapak Baca Pojok Harapan

KOMUNITAS Literasi Lapak Baca Pojok Harapan bekerja sama dengan HMI Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas (Unand) mengadakan kegiatan diskusi bertema “Silang Sengkarut Persoalan Fakta-Fakta: Kebenaran informasi yang simpang-siur di zaman sekarang” pada Sabtu, 3 April 2021 bertempat di Aero Cafe, Limau Manis, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat.

Dua nara sumber dihadirkan kali ini masing-masing Arfitriati, S.Ag (Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumbar) dan Emil Mahmudsyah, S.S, seorang Jurnalis Senior di Padang, Provinsi Sumbar. Sedangkan, kegiatan diskusi ini dimoderatori oleh Edo Sapraja, yang juga Sekretaris Lapak Baca Pojok Harapan.

Ketua Lapak Baca Pojok Harapan, Indah Wulandari Pulungan menyebutkan kegiatan yang digelar oleh Komunitas Literasi merupakan rangkaian agenda yang giat dilaksanakan selama ini.

"Kami berharap dari setiap kegiatan diskusi seperti ini menghasilkan pemikiran terbaru dan terkini, yang bermanfaat serta diserap oleh kalangan pegiat literasi, khususnya anggota Lapak Baca Pojok Harapan," ujar Indah saat memberi sambutan ketika membuka acara diskusi, Sabtu (3/4/2021).  

Tampil mengawali nara sumber; Emil Mahmudsyah, menjelaskan bahwa menyampaikan informasi di luar fakta yang merupakan konten negatif sesungguhnya sangat berbahaya apabila dipublish ke khalayak, baik di media massa maupun media sosial lewat akun pribadi.

Menurutnya, verifikasi data adalah hal yang sangat penting untuk dilakukan sebelum menyebarkan atau menerbitkan informasi untuk khalayak ramai.

Sejauh ini lanjutnya,  konten sekaligus informasi yang cenderung dicari dalam publikasi di media massa adalah informasi yang berhubungan dengan orang banyak, up to date, unik, dan human interest story.

“Kita pernah dengar bahwa bad news is a good news bagi beberapa orang. Jika hal ini dilihat dari sisi humanisme, hal ini jelas tidak etis. Akan tetapi, ia bisa berkonotasi baik jika diolah dengan cerdas. Saya akan beri satu contoh kasus. Saya baru saja menulis sebuah tulisan tentang alumni Ilmu Sejarah Unand yang usahanya sangat terdampak oleh pandemi Covid-19, tapi dia tetap berjuang dan tidak menyerah dengan keadaan. Nah, jika ini diberitakan pada publik, maka akan memberikan insiprasi dan motivasi kepada masyarakat. Jadi, yang kita tonjolkan di sini adalah human interest-nya,” tuturnya.

Menjawab pertanyaan seorang peserta diskusi Mita Handayani yang mempertanyakan tentang jurnalisme warga.

Dua nara sumber Emil Mahmudsyah, jurnalis senior (kiri) bersama Arfitriati, Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebelah kanan, yang ditengahi oleh Moderator Edo Sepraja saat diskusi bersama Komunitas Literasi Lapak Baca Pojok Harapan, seusai menyampaikan materi diskusi pada Sabtu (3/4/2021) di Cafe Aero Limau Manis Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)
Dua nara sumber Emil Mahmudsyah, jurnalis senior (kiri) bersama Arfitriati, Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebelah kanan, yang ditengahi oleh Moderator Edo Sepraja saat diskusi bersama Komunitas Literasi Lapak Baca Pojok Harapan, seusai menyampaikan materi diskusi pada Sabtu (3/4/2021) di Cafe Aero Limau Manis Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) (ISTIMEWA/DOK.HUMAS LAPAK BACA POJOK HARAPAN)
Halaman
123
Editor: Emil Mahmud
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved