Breaking News:

Banjir di Pesisir Selatan

Banjir di Ranah Ampek Hulu, Camat Sebut Ada 771 KK Terdampak, Air Lebih Tinggi dari Kejadian 2018

Banjir di Ranah Ampek Hulu, Camat Sebut Ada 771 KK Terdampak, Air Lebih Tinggi dari Kejadian 2018

instagram@kabarpessel
Banjir merendam rumah warga di dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) Minggu (28/3/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sebanyak 771 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang menerjang dua nagari di Kecamatan Ranah Ampek Hulu (Ranhul) Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, Minggu (28/3/2021 malam.

Hal itu diungkapkan Camat Ranah Ampek Hulu Tapan Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) Mar Alamsyah saat dihubungi, Senin (29/3/2021) pagi.

Ia merincikan, di Nagari Binjai Tapan jumlah warga yang terdampak sebanyak 159 KK, sedangkan di Nagari Kampuang Tangah Tapan 612 KK. 

Baca juga: Banjir Rendam 2 Nagari di Ranah Ampek Hulu Tapan Pessel, Ketinggian Air hingga Dada Orang Dewasa

Baca juga: Hujan Guyur Padang, BPBD Keluarkan Peringatan Waspada Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang

"Yang terdampak dua nagari. Sebenarnya ada tiga nagari, tapi yang parah itu, dua nagari itu," jelas Mar Alamsyah.

Menurutnya, kali ini banjir terparah yang pernah terjadi. Ketinggian air mencapai leher orang dewasa.

"Iya ini yang terparah. Ketinggian air lebih parah dari tahun 2018," tutur Mar Alamsyah.

Kata dia, dulu hanya beberapa spot yang terendam, sekarang hampir semua terendam. 

"Bahkan, ada beberapa spot yang alirannya deras, tadi malam mau masuk pun susah. Hari ini baru bisa masuk dengan mobil," sebutnya.

Ia menuturkan, sekarang air sudah mulai surut, tapi beberapa rumah masih terendam. 

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved