Breaking News:

Berikut Panduan Lapor Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan yang Wajib Dilaporkan Setiap Tahun

SPT merupakan salah satu dokumen laporan berisi total pendapatan kotor dan pajak yang telah dibayarkan kepada negara. Dikutip dari Pajak.go.id

Tangkap Layar Akun Instagram @ditjenpajakri
Lapor SPT Tahunan secara Online. 

TRIBUNPADANG.COM - SPT merupakan salah satu dokumen laporan berisi total pendapatan kotor dan pajak yang telah dibayarkan kepada negara.

Dikutip dari Pajak.go.id, pelaporan SPT Tahunan wajib pajak perorangan pribadi dapat dilakukan hingga 31 Maret 2021.

Pelaporan SPT Tahunan kini dapat dilakukan secara online melalui laman www.pajak.go.id atau djponline.pajak.go.id.

Baca juga: Ayo! Akses djponline.pajak.go.id, Lapor SPT Tahunan PPh dan Mengisi Secara Online

Baca juga: Apa Saja Jenis Mobil Toyota yang Dapat Insentif Pajak 0 Persen Selain Avanza?

Baca juga: 21 Jenis Mobil yang Dapat Insentif Pajak 0 Persen, Toyota Daihatsu Honda Mitsubishi Isuzu Wuling

Para wajib pajak yang memiliki penghasilan setahun lebih dari Rp 60 juta wajib melakukan pelaporan pajak Tahunan.

Tetapi jika telah memiliki NPWP dan penghasilan masih di bawah angka tersebut, pelapor tetap wajib melakukan pengisian SPT.

Jika penghasilan masih di bawah angka tersebut, nantinya yang dilaporkan pada SPT tahunan hasilnya nihil dan tidak wajib pajak.

Lapor SPT Tahunan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi pemerintah, seperti www.pajak.go.id atau djponline.pajak.go.id.

Setelah login ke laman tersebut, Anda diminta mengisi NPWP dan password, kemudian isi kode keamanan.

Baca juga: DAFTAR Harga Mobil Baru Setelah Bebas Pajak Maret 2021: Avanza, Xpander, Xenia, Yaris hingga Jazz

Baca juga: Estimasi Harga Avanza Setelah Pajak Nol Persen, Simak Harga Mobil Setelah Bebas Pajak

Baca juga: Buatlah Karya Seni Lukis Daerah Berupa Gambar Kesenian yang Berasal dari Suku Bangsa atau Daerahmu!

Namun, sebelumnya wajib pajak harus terlebih dahulu mempersiapkan dokumen berupa bukti potong.

Bukti potong itu bisa didapatkan dari perusahaan pemberi kerja atau pemotong pajak (biasanya diberikan oleh HRD perusahaan).

Halaman
1234
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved