Breaking News:

Ratusan ASN Pemko Padang Ikut Tes Urine, Jika Positif Direhabilitasi Sampai Sembuh

Ratusan Aparatul Sipil Negeri (ASN) Pemko Padang jalani tes urine yang digelar di Balai Kota Padang, pada Jumat (19/3/2021)

TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ratusan Aparatul Sipil Negeri (ASN) Pemko Padang jalani tes urine yang digelar di Balai Kota Padang, pada Jumat (19/3/2021) 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Ratusan Aparatul Sipil Negeri (ASN) Pemko Padang jalani tes urine yang digelar di Balai Kota Padang, pada Jumat (19/3/2021).

Pantauan TribunPadang.com, tes urine ini digelar sekitar pukul 10.00 WIB, tampak diikuti puluhan personil Satpol PP Kota Padang, Damkar dan lainnya.

Kepala Kesbangpol Kota Padang Libra Oka Fortuna mengatakan sesuai arahan Plt Wali Kota Padang, ASN diwajibkan jadi agen perubahan, tidak hanya sebagai agen penerapan protokol kesehatan, namun juga agen anti narkoba.

Baca juga: Tunjangan PNS Pemko Padang Naik di Tengah Pandemi Covid-19, Pengamat Ekonomi UNP Bilang Begini

Baca juga: Penghasilan PNS Pemko Padang Mengalami Kenaikan saat Pendemi Covid-19

Baca juga: Pemko Padang Ajukan 700 Formasi P3K 2021, Syarat Usia Maksimal 1 Tahun Sebelum Pensiun

"Sesuai arahan BNN Sumbar dikarena Indonesia sudah darurat narkoba, makanya ASN Pemko Padang ikut dites urine," kata Libra Oka Fortuna, Jumat (19/3/2021).

Menurutnya, tes urine saat ini baru diikuti oleh 50 petugas Satpol PP Kota Padang, 30 Satpam Balai Kota Padang, 10 petugas Damkar dan 10 petugas BPBD Kota Padang.

"Bagi yang belum datang sesuai arahan kepada OPDnya agar segera datang, karena ini kebaikan untuk kita semua," ungkapnya.

Baca juga: Pemko Padang Serahkan SK untuk 112 Orang P3K, Masa Kerja Selama Lima Tahun

Baca juga: Pemko Padang Mulai Vaksinasi Kelompok Lansia, Diawali di Puskesmas Rawang Target 5 Ribu Warga

Baca juga: Bismillah, Pemko Padang Lepas Gubernur Mahyeldi dari Rumah Dinas Wali Kota ke Istana Gubernuran

Dikatakannya, hasil tes urin ini akan dirahasiakan, bagi ASN yang hasilnya positif akan dilakukan pembinaan dan rehabilitas.

"Seandainya ada yang positif, maka identitasnya tidak akan dipublikasi, namun akan diberikan rehabilitas secara gratis sampai sembuh dan tidak tergantung lagi," ungkapnya.

Dikatakannya, tes urin ini juga disesuaikan dengan ketersedian alat untuk tes urine yang disediakan Dinas Kesehatan Padang.

"Belum semua ASN, karena kita sesuaikan dengan ketersedian alat untuk tes urien ini," ungkapnya. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved