Breaking News:

Alasan Bukittinggi Tak Ikut Tour de Singkarak 2021 hingga Rencana Keikutsertaaan Jambi

Bukittinggi Tak Ikut Tour de Singkarak 2021, Kabag Humas: Anggaran Kita untuk Itu Tidak Ada

istimewa/TimMediaTdS2019
Para pembalap Tour de Singkarak 2019 melintasi rute TdS 2019 dari Dermaga Singkarak, Kabupaten Solok menuju RTH Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan yang memiliki panjang lintasan sejauh 214.1 kilometer. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mundur alias tak ikut dalam perhelatan balap sepeda Internasional Tour de Singkarak (TdS) tahun 2021.

Kepala Bagian Humas Pemko Bukitinggi Yulman mengatakan pengunduran diri ini dikarena tidak adanya anggaran untuk pelaksanaan TdS 2021.

Menurutnya, anggaran pelaksaan TdS 2021 yang harus disetorkan Pemko Bukittinggi kisaran sebesar Rp 500 juta.

Baca juga: TdS 2021 Dipastikan Digelar September, Etape Berkurang, Pembalap Official dan Panitia Wajib Vaksin

Baca juga: Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Temui Sandiaga Uno di Jakarta Bahas Pelaksanaan TdS 2021 

"Karena anggaran kita untuk itu tidak ada, tahun 2021 ini dipastikan tidak ikut," kata Yulman, saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Yulman mengatakan, anggaran Kota Bukittinggi juga mengalami refocusing untuk penanganan kasus Covid-19.

Sebelumnya pada ajang TdS 2019, Bukittinggi menjadi lokasi finish pada etape II dan juga pernah menjadi lokasi grand start dan grand finish

Sementara TdS 2021 ini akan digelar pada September mendatang dengan keikutsertaan Propinsi Jambi. 

Yulman berharap, meskipun tidak ikut serta pada TDS tahun 2021 ini, kunjungan wisatawan ke Bukittinggi tidak terlalu berpegaruh. 

"Pengaruh kunjungan wisatawan bisa saja terjadi. Tapi kita harap tidak terlalu berpengaruh," tambahnya. 

Halaman
123
Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved