Breaking News:

Jelang Kontra AC Milan, Pelatih Manchester United Tebar Pujian Soal Tradisi, Sejarah, Kualitas Lawan

Jelang Lawan AC Milan, Pelatih Manchester United Tebar Pujian Soal Tradisi, Sejarah dan Kualitas

Editor: afrizal
TWITTER.COM/UTDREPORT
Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, menyapa pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Jelang Kontra AC Milan, Pelatih Manchester United Tebar Pujian Soal Tradisi, Sejarah, Kualitas Lawan 

TRIBUNPADANG.COM - Bukannya perang urat syaraf, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, justru menebar pujian pada calon lawannya, AC Milan

Kekaguman diungkapkan oleh pelatih Man Utd untuk lawan mereka, AC Milan, jelang berhadapan di babak 16 besar Liga Europa.

Duel antara dua tim sesama Setan Merah tersebut bakal digelar di Old Trafford, Kamis (11/3/2021) atau Jumat pukul 00.55 WIB pada pertemuan pertama babak 16 besar.

Baca juga: Apa Modal Positif AC Milan Diyakini Stefano Pioli Bisa Kalahkan Manchester United Dini Hari Nanti?

Baca juga: Transfer AC Milan - Kontrak Zlatan Ibrahimovic Habis 30 Juni 2021, Reaksi Ibra Jika Dipertahankan

Manchester United dan AC Milan punya reputasi apik di kompetisi antarklub Eropa di masa lalu.

Kedua tim dinilai layak bertemu untuk gelaran final Liga Europa musim ini.

Namun, takdir berkata lain ketika hasil drawing mempertemukan mereka lebih dini.

Karenanya, pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer, tak sungkan untuk menyatakan kekagumannya kepada Milan.

Semasa Ole Gunnar Solskjaer masih aktif sebagai pemain Man United, dirinya pernah dua kali merasakan disingkirkan I Rossoneri pada fase gugur Liga Champions.

Berkaca dari kekuatan masa lalu tersebut, Solskjaer mengagumi tradisi, sejarah, dan kualitas yang kental pada Milan.

Baca juga: Rekor Manis Manchester United Setelah Libas Man City, Menang 3 Laga Beruntun di Etihad Stadium

Baca juga: AC Milan dan Manchester United Sama-sama Punya Modal, Bentrok di 16 Besar Liga Eropa Pekan ini

"Kekaguman yang luar biasa untuk Milan," kata Solskjaer seperti dikutip BolaSport.com dari Football Italia.

"Tradisi, sejarah, kualitas mereka benar-benar impresif."

"Kami hanya melanjutkan tradisi kami menghadapi lawan sulit. Laga ini terasa seperti duel di Liga Champions dan itu bagus," ucap Solskjaer menambahkan.

Kemenangan atas Milan pada pertemuan pertama bakal menjadi modal bagus bagi Harry Maguire cs. demi membuka peluang merengkuh gelar Liga Europa.

Terakhir kali Setan Merah memenangkan trofi Liga Europa pada musim 2016-2017 di bawah komando Jose Mourinho.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved