Buku Diet Tya Ariestya Timbulkan Polemik, Yulia Balstchun Lontarkan Kritik Pedas
Yulia Baltschun yang merupakan spesialis diet mengkritik diet ala Tya Ariestya. Ia mengatakan bahwa diet tersebut masuk dalam kategori ekstrim.
TRIBUNPADANG.COM - Artis Tya Ariestya berhasil menurunkan berat badannya hingga 25 kg.
Ia pun kemudian mengabadikan perjalanan dietnya dalam sebuah buku yang berjudul "The Journey of #FitTyaAriestya".
Buku yang juga berisi tips diet tersebut lantas menuai pro dan kontra dari berbagai pihak.
Salah satunya dari influencer Yulia Baltschun.
Yulia merupakan seorang konten kreator khusus fitness dan diet sehat.
Baca juga: Ramalan Zodiak Asmara Besok Minggu 7 Maret 2021, Leo Liburan Sama Pasangan, Scorpio Kesal
Ia juga merupakan certified fitness and diet spesialist (spesialis diet dan fitnes bersertifikat).
Dalam unggahan instagramnya, Yulia terang-terangan menyebut agar diet ala Tya Ariestya diblacklist saja.
Ia mengatakan bahwa diet ala Tya tersebut cenderung berbahaya karena dirasa masuk ke dalam kategori ekstrim.
Bahkan beberapa keluhan dari warganet kerap membanjiri DM (Direct Message).
Kebanyakan dari mereka mengeluhkan bahwa mengalami rambut rontok.
Baca juga: Beda Nasib Inter Milan dengan AC Milan dan Juventus Sejak Pergantian Tahun, Makin Trengginas
Yulia meminta Tya mau mempertanggungjawabkan keluhan dari para pengikutnya.
"Namanya share tips / ilmu diet mah mmg berat mba krn harus siap dg keluhan yg mungkin datang dari pengikut dietnya.
Coba atuh main-main ke commnet kolom aku / ke facebook page mba sendiri, jelas disitu banyak org lagi panik,
tolong mba yg pertanggung jawabkan atas keluhan mereka & skalian edukasi soal “hubungan Very low Calories Diet dg Rambut rontok” secara jelas." tulis Yulia.
Baca juga: Warning Pelatih Juventus Setelah Permanenkan Weston McKennie, Andrea Pirlo: Tidak Mengejutkan Saya
"Aku bukan haters yang ingin ngebenci orangnya, aku mah biasa-biasa aja sama mereka, cuma pas ngelihat isi konten bukunya yang ambigu dan membahayakan, jatuhnya membahayakan (karena dicetak dan dijual)," kata Yulia dalam Instagram-nya, dikutip Rabu (3/3/2021).
Terlebih di dalam buku itu, Tya sendiri yang menulis disclaimer kalau apa yang ada dalam buku itu dibuat khusus untuk Tya dan dalam pengawasan dokter.
Dari disclaimer itu saja menurut Yulia sudah aneh, karena sebuah buku yang dicetak dalam jumlah banyak seharusnya dibuat untuk bisa dicontoh banyak orang.
Kecuali buku itu bersifat biografi, dimana seharusnya jika memang tujuannya buku biografi tidak dituliskan secara rinci jadwal menu harian, jumlah kalori.
Baca juga: Pencarian 2 Kakak Adik Warga Pesisir Selatan yang Terseret Ombak Dilanjutkan Sabtu Pagi
"Ada ditulis kalau ini tuh sebenarnya khusus, specifically dibikin khusus untuk teteh Tya nya aja, jadi bukan untuk diikuti publik," kata Yulia.
"Kalau bukan untuk diikuti publik ngapain di print di buku, dijual, udah jelas-jelas bakal diikutin, itu enggak masuk akal," imbuhnya.
Kemudian dia juga mencontohkan tentang sayuran yang tidak dikonsumsi Tya selama diet, selain karena memang tidak suka sayuran, juga karena sayur bisa menghambat penurunan berat badan.
"Itu mah benar-benar berdasarkan keputusan pribadi, dibikin buku. Itu sebenarnya enggak bisa dijadikan buku. Karena kalau buku itu harus berlaku untuk semua orang," ujar Yulia.
"Ketika dari disclaimer-nya kamu udah enggak pede dan bilang 'ini tuh buku cuma buat aku lho guys, bukan buat kamu,' udah kelihatan insecurity, udah enggak yakin kalau buku ini generally bakalan aman enggak sama orang lain," tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/yulia-balstchun-6321.jpg)