Breaking News:

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD/MI Halaman 28, 29, 30, 33, 34, 35, 37, 38 Pembelajaran 2 Subtema 1

Simak berikut ini kunci jawaban Buku Tematik tema 9 kelas 6 SD/MI halaman 28, 29, 30, 33, 34, 35, 37, 38 Pembelajaran 2 Subtema 1 mengenai Keteraturan

Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013
Pembelajaran 3 Subtema 1 Tema 9 Kelas 6.jpg 

Segera Kak Irma tersadar. Rumah yang sepi, tidak ada suara manja kucing kesayangan Rina. Ternyata ini penyebab Rina sedih. Kucing kesayangannya belum kembali.

“Kak Irma, apa yang bisa kita lakukan agar Si Hitam kembali, Kak? Si Hitam pasti bersedih mencariku. Bagaimana ia akan makan? Bagaimana ia akan tidur? Pergi ke manakah kucing kecil itu?” tanya Rina masih tersedu.

“Ah, Kak Irma punya ide. Semoga berhasil. Mbak Tati, tolong temani Rina sebentar ya!” pinta Kak Irma kepada Mbak Tati sambil melepas pelukannya.

Kak Irma segera mengambil telepon genggamnya dari dalam tasnya. Ia tampak sedang mencari-cari sesuatu dari dalam telepon genggam itu.

“Rina, apakah kamu pernah menggunakan telepon genggam Kakak untuk menyimpan foto Si Hitam?” Tanya Kak Irma.

Pernah, Kak!” jawab Rina. Tampak wajahnya mulai berbinar.

“Baik, Kakak cari dulu,” kata Kak Irma sibuk mencari foto Si Hitam di dalam telepon genggamnya.

Ah, ini foto Si Hitam!” Teriak Kak Irma.

“Apa yang hendak Kakak lakukan dengan foto Si Hitam? Apakah Kakak akan menyebar foto itu?” tanya Rina penasaran. Ia sedikit lupa dengan kesedihannya.

“Tepat sekali, adikku yang cerdas! Kakak terpikir beberapa cara, Rin. Pertama, Kakak akan cetak gambar Si Hitam beberapa lembar, lalu menempelkannya di beberapa lokasi di sekitar sini. Kamu dan teman-temanmu bisa membantu menempelkannya. Kedua, Kakak bisa menyebarkannya secara digital kepada teman-teman Kakak, atau kenalan Ayah dan Ibu melalui telepon genggam ini. Dengan begitu, banyak orang akan ikut mencari kucingmu!” jelas Kak Irma dengan bersemangat.

Kak Irma mulai sibuk menekan-nekan bagian telepon genggamnya. Setelah beberapa lama, ia masuk ke dalam rumah dan mulai membuka komputer jinjingnya. Ia terlihat sibuk. Ia menyalakan mesin pencetak, dan tak lama kemudian beberapa lembar kertas dengan gambar Si Hitam dan keterangan di bawahnya mulai muncul. Rina bergegas mengambil kertas-kertas itu.

Rina bergegas menuju pesawat telepon di dekat televisi. Ia menelepon beberapa temannya yang tinggal tidak jauh dari rumah mereka. Ia meminta mereka untuk membantunya menempelkan kertas berisi keterangan tentang Si Hitam, kucingnya yang hilang. Tidak berapa lama, tiga teman Rina datang dengan menggunakan sepeda. Tanpa menunggu lama, mereka mengambil kertas-kertas yang telah dicetak gambar Si Hitam. Mereka bergegas berangkat bersama Rina. Sementara, Kak Irma juga tak henti menelepon teman-temannya untuk meminta bantuan mencari kucing adiknya. Telepon genggam Kak Irma pun berbunyi beberapa kali. Kak Irma sibuk menjelaskan ciri-ciri Si Hitam melalui telepon genggamnya

Tak lama berselang, Rina dan teman-temannya telah kembali pulang. Kak Irma dan Mbak Tati meminta mereka tetap menemani Rina yang terlihat cemas. Lalu, telepon Kak Irma kembali berbunyi.

“Halo. Ya, betul dengan saya sendiri,” jawab Kak Irma melalui telepon genggamnya.

“Benarkah? Ya, betul, itu kucing kami. Kucing itu memiliki tanda pengenal di kalungnya. Wah, terima kasih, Pak! Kami tunggu di rumah, ya Pak. Ya, alamatnya ada di kertas yang kami sebar tadi. Terima kasih banyak, Pak!” Kak Irma menutup pembicaraan dengan lawan bicaranya dengan wajah gembira. Melihat itu, Rina dan teman-temannya bersorak kegirangan! Kucing Rina telah ditemukan dan akan segera diantarkan!

“Terima kasih teman-teman. Kalian telah membantuku menemukan kucing kesayanganku! Apa jadinya kalau tidak ada kalian semua!” kata Rina sambil memeluk teman-temannya.

Jangan khawatir, Rin. Itulah gunanya teman,” jawab salah satu teman Rina.

“Terima kasih juga, Kak Irma! Kakak memang hebat!” seru Rina sambil memeluk kakaknya.

“Sama-sama, Rin. Berkat teman-teman kamu, juga berkat telepon genggam kakak ini, masalah kita bisa diselesaikan dengan lebih cepat!” kata Kak Irma sambil menunjukkan telepon genggamnya dengan bangga.

“Wah, berarti kapan-kapan aku bisa pinjam telepon genggam Kakak, untuk mencari barang-barangku yang hilang!” seru Rina sambil mengedipkan matanya ke arah kakaknya

“Hmm… Kamu belum cukup umur untuk menggunakan telepon genggam ini! Bahaya!” goda Kak Irma sambil berlalu dari Rina.

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 33

Perhatikan baik-baik cerita fiksi di atas untuk menjawab beberapa pertanyaan berikut.

1. Bagaimana menurutmu cerita fiksi di atas? Apakah kamu menyukai ceritanya? Mengapa?

Cerita fiksi pada bacaan di atas sangat menarik karena terjadi pada kehidupan sehari-hari. Cerita tersebut menunjukkan bahwa teknologi mempermudah pekerjaan manusia.

2. Masih ingatkah kamu tentang tokoh utama dan tokoh tambahan dalam sebuah cerita fiksi? Menurutmu apakah perbedaan keduanya?

Tokoh utama merupakan tokoh yang banyak diceritakan di dalam sebuah karangan. Sedangkan tokoh tambahan merupakan tokoh yang mendukung tokoh utama.

3. Bagaimanakah caramu untuk menentukan tokoh utama dan tokoh tambahan dari cerita tersebut?

Cara menentukan tokoh utama adalah dengan mencari tokoh yang senantiasa ada dalam setiap peristiwa, dan banyak berhubungan dengan tokoh lain, dan paling banyak terlibat dengan tema cerita. Sedangkan untuk mencari tokoh tambahan adalah mencari tokoh yang berperan sebagai pelengkap dalam cerita.

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 34 dan 35

Ayo Menulis

Berdasarkan cerita fiksi Si Hitam, lakukanlah kegiatan berikut ini.

1. Gunakan diagram di bawah ini untuk menjelaskan tentang tokoh utama dan tokoh tambahan dalam cerita Si Hitam.

2. Jelaskanlah gambar tersebut dengan menuliskan beberapa kata kunci tentang sifat dan ciri fisiknya dan mengapa kamu menggambarkannya demikian. Gunakan dua kotak berikut ini untuk mengerjakannya.

gambar tema 9 -4.jpg

Judul Cerita Fiksi: Si Hitam
Penulis: Diana Karitas
Sifat dari Tokoh Utama : Cerdas, peduli, dan suka menolong,
Gambar

Tindakan yang Dilakukan :
Membantu adiknya mencari kucing yang hilang dengan menghubungi teman lewat telepon dan menyebar gambar kucing

Pendapatmu tentang Tokoh Utama :
Kak Irma mampu memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan masalah dengan lebih cepat dan efisien.

Buatlah sebuah ringkasan dari cerita Si Hitam dalam satu paragraf. Tuliskanlah di tempat yang telah tersedia berikut ini.

Kak Irma mendapati adiknya sedang Rina menangis. Rina menangis karena tidak mendapati kucingnya si Hitam di rumah. Rina kuatir jika si Hitam tidak pulang kembali. Kak Irma membantu adiknya dengan mencetak foto, dan meminta teman-temannya menyebarkan foto si Hitam. Kak Irma juga menghubungi teman-temannya untuk mencari keberadaan si Hitam. Beberapa saat kemudian salah satu teman memberitahukan keberadaan si Hitam. Temannya tersebut mengantarkan si Hitam ke rumah Irma. Rina dan Kak Irma gembira dan bersyukur karena teknologi dapat menyelesaikan permasalahannya.

Ayo Membaca

Makna Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Semboyan Negara Indonesia

Persatuan dan kesatuan berasal dari kata “satu” yang memiliki arti utuh atau tidak terpecah-belah. Kata persatuan dapat diartikan sebagai perkumpulan dari berbagai hal menjadi satu. Kesatuan merupakan hasil perkumpulan tersebut yang telah menjadi satu dan utuh. Persatuan dan kesatuan memiliki makna “bersatunya beraneka ragam Suku Bangsa menjadi satu kesatuan yang utuh dan serasi.” Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia dapat diartikan sebagai persatuan bangsa atau negara yang menduduki wilayah Indonesia. Persatuan itu didorong untuk mencapai kehidupan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat.

Persatuan dan kesatuan bangsa memiliki makna yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara masyarakat Indonesia. Bangsa Indonesia yang tinggal dalam negara kepulauan memiliki keragaman budaya, agama, suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat. Namun demikian, mereka terikat satu sama lain karena memiliki kesamaan-kesamaan yang memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Kesamaan-kesamaan dan keterikatan yang terbangun dari sejak zaman nenek moyang telah disebutkan dalam kitab yang ditulis Mpu Tantular, yaitu Kitab Sutasoma. Di dalam kitab tersebut menyebutkan tentang Bhinneka Tunggal Ika.

Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kuno yang digunakan Mpu Tantular yang hidup pada masa Kerajaan Majapahit. Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna meskipun berbeda-beda tetapi satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan. Begitu dalamnya makna di dalam kalimat tersebut, sehingga Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan bangsa Indonesia dan menjadi bagian dari lambang Negara Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar bangsa Indonesia yang sangat beragam ini terus mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bangsa yang utuh dan berdaulat.

Di dalam perkembangannya, masyakarat Indonesia terus berusaha mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perubahan yang terjadi di seluruh dunia. Namun demikian, semboyan Bhinneka Tunggal Ika masih tetap sesuai dengan zaman modern saat ini. Bahkan, bangsa lain mengakui kemampuan bangsa Indonesia untuk tetap bersatu mengatasi perbedaan dalam kehidupan masyarakat saat ini.

Sumber : PPKn Kelas 5, Pusbuk 2008 dengan penyesuaian

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 37

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut !

1. Apa makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika?
Bhinneka Tunggal Ika memiliki makna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia adalah satu kesatuan utuh yang tidak dapat dipisahkan

2. Bagaimana peran semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam upaya meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa?
Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan atau moto bangsa Indonesia dan menjadi bagian dari lambang Negara Indonesia. Hal ini dimaksudkan agar bangsa Indonesia yang sangat beragam ini terus mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebagai bangsa yang utuh dan berdaulat.

3. Mengapa persatuan dan kesatuan bangsa dianggap penting bahkan oleh nenek moyang kita?
Sejak dahulu, bangsa Indonesia yang tinggal dalam daerah kepulauan memiliki keragaman dalam budaya, agama, suku bangsa, bahasa, dan adat istiadat.

4. Mengapa semboyan Bhinneka Tunggal Ika masih sesuai dengan masyarakat modern saat ini meskipun pemikiran tersebut telah dituliskan sejak zaman Kerajaan Majapahit?
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika masih tetap sesuai dengan zaman modern saat ini karena bangsa Indonesia masih terdiri dari beragam suku dan tersebar di pelosok nusantara.

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 38

Ayo Berlatih

Lakukanlah kegiatan berikut ini di dalam kelompok yang terdiri atas 3 orang.

1. Perhatikan kembali cerita fiksi berjudul Si Hitam. Bacalah dengan saksama. Lalu, carilah peristiwa persatuan dan kesatuan yang ada dalam cerita tersebut. 
Peristiwa persatuan dan kesatuan dalam cerita fiksi Si Hitam adalah saat Kak Irma dan teman-temannya membantu Rina mencari kucingnya yang hilang.

2. Gambarkan peristiwa dari dalam cerita tersebut sesuai dengan imajinasimu dalam kertas karton ukuran A4 yang dibagi dua.

3. Pada bagian samping gambar, buatlah sebuah gambar lain yang menceritakan peristiwa persatuan dan kesatuan yang terjadi di sekolahmu.

4. Gunakan gambar tersebut untuk menceritakannya di depan kelompok lain.

Ayo Renungkan

Bentuk kehidupan modern seperti apakah yang kamu lihat di sekitarmu?

Salah satunya adalah gaya hidup dengan teknologi komunikasi.Contohnya  adalah munculnya smartphone dan media sosial yang membawa perubahan terhadap kehidupan di segala bidang.

Bagaimana kamu menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan modern saat ini?

Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman Suku, Agama, Ras, serta Antar Golongan. Semboyan Bhinneka Tunggal Ikka dapat diterapkan dengan cara menghormati, saling mencintai, dan saling menyayangi tanpa memandang darimana asala mereka.

Apakah tantangan terbesarmu dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di sekitarmu?

Menurut saya tantangan terbesar menjaga persatuan adalah isu-isu SARA yang sering terjadi di sekitar kita

Kerja Sama dengan Orang Tua

Bersama orang tuamu, carilah sebuah cerita fiksi untuk anak yang sesuai dengan umurmu dari surat kabar atau majalah. Mintalah ayah atau ibumu untuk membacakannya untukmu. Lalu, diskusilah bersama orang tuamu untuk menentukan tokoh utama dan tokoh tambahannya. Adakah perbedaan pendapat dalam menentukannya? Mengapa? Bagaimana mengatasinya?

Judul Cerita : Keledai dan Penjual Garam
Tokoh utama : Penjual Garam
Tokoh pembantu : Keledai
Sumber : https://www.merdeka.com/jatim/3-contoh-cerita-fantasi-anak-singkat-cocok-jadikan-inspirasi-si-kecil-kln.html?page=3

*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya sebagai panduan bagi orang tua.

Tribunpadang.com tidak bertanggung jawab atas kesalahan jawaban.

(Tribunpadang.com/Mona Triana)

Penulis: Mona Triana
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved